Makassar, IDN Times - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel) Inspektur Jenderal Polisi Awal Chairuddin menyiapkan program pembinaan khusus bagi remaja yang terlibat aksi kriminalitas, termasuk geng motor dan perang antarkelompok. Sebanyak 16 orang yang telah ditangkap direncanakan mengikuti pembinaan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua, Makassar, selama tujuh hari.
Program yang diberi nama Diklat Sadar Diri ini digagas menyusul maraknya aksi kekerasan jalanan di Kota Makassar yang turut melibatkan anak di bawah umur. Melalui pembinaan tersebut, Awal berharap para peserta dapat mengubah perilaku dan memiliki pandangan yang lebih positif untuk masa depan mereka.
"Kita akan latih mereka di SPN Batua, tujuan agar mereka bisa menjadi pribadi manusia yang lebih baik dan bermanfaat setelah mengikuti pembinaan di SPN," kata Awal kepada wartawan di Mapolda Sulsel, Rabu (21/10/2026).
