Jenazah Florencia Wibisono Dimakamkan di Minahasa

Manado, IDNTimes - Jenazah Florencia Wibisono akhirnya dimakamkan di Pemakaman Keluarga Maramis-Pakasi di Desa Ranomerut, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Sabtu (24/1/2026). Jenazah korban kecelakaan ATR 42-500 PK-THT ini dibawa dari rumah duka di Kelurahan Taler, Kecamatan Tondano Timur sekitar pukul 14.21 WITA.
Sebelumnya, ibadah pelepasan berlangsung pukul 12.00 WITA. Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, menghadiri ibadah teersebut.
"Kami melihat adik Olen ini masih banyak yang harus diperjuangkan, tapi hidupnya begitu singkat ia sudah harus dipanggil Tuhan," ujarnya.
1. Minta keluarga cepat bangkit

Robby memahami bahwa harapan keluarga untuk Florencia masih panjang. Namun, Tuhan tetap yang paling tahu rencana hidupnya.
Untuk itu, Robby meminta keluarga tidak larut dalam duka. Kematian Florencia merupakan salah satu rencana yang tidak bisa diubah.
"Kami mohon keluarga untuk bangkit, tidak jatuh terlalu dalam," ujar Robby.
2. Kekasih Florencia ikut antar jenazah

Kakak Florencia, Natasya Wibisono, mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Minahasa. Dukungan untuk keluarga dirasa sangat berarti untuk saling menguatkan.
"Terima kasih, bahkan bisa sampai mengikuti ibadah hari ini," kata Natasya.
Selain keluarga besar, kekasih Florencia, Billy, juga mengikuti pemakaman hingga selesai. Sambil membawa bunga, ia ikut mengantar peti jenazah Florencia.
3. Komunikasi terakhir dengan sang kakak

Natasya menyebut, satu hari sebelum kecelakaan Florencia masih menghubunginya. Saat itu, Florencia video call dirinya yang tengah menunggu pesawat ke Sibolga, Sumatera Utara, yang terlambat.
"Saat itu ia sedang di Semarang dan bilang akan melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta untuk bekerja," tambah Natasya.
Ketika itu Florencia tak menyebut bahwa akan ke Sulawesi Selatan. Satu hari setelahnya, Natasya mendapat kabar bahwa pesawat yang ditumpangi Florencia jatuh.


















