Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Insiden KLM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar Naik Penyidikan
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan. Dok/Istimewa
  • Kasus kecelakaan laut KLM Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polassi resmi naik ke tahap penyidikan.
  • Polisi telah memeriksa saksi serta mengumpulkan dokumen dan barang bukti, termasuk 37 life jacket.
  • Penyidik mendalami penyebab kecelakaan dan kemungkinan pihak yang bertanggung jawab secara hukum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
pertengahan Juli 2026

Kecelakaan laut KLM Nurul Salsa terjadi di perairan barat Pulau Polassi.

Sabtu (8/8/2026)

Tim penyidik Polres Kepulauan Selayar dan personel BKO Direktorat Polairud Polda Sulsel menggelar perkara. Status perkara dinaikkan ke tahap penyidikan.

Minggu (9/8/2026)

AKBP Didid Imawan menyampaikan peningkatan status perkara dan proses penyidikan kepada IDN Times.

kini

Polisi fokus mengurai rangkaian peristiwa untuk mengetahui faktor penyebab kecelakaan dan pihak yang bertanggung jawab.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kasus kecelakaan laut KLM Nurul Salsa resmi naik ke tahap penyidikan.
  • Who?
    Polres Kepulauan Selayar, personel BKO Direktorat Polairud Polda Sulsel, dan AKBP Didid Imawan menangani perkara ini.
  • Where?
    Kecelakaan terjadi di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
  • When?
    Kecelakaan terjadi pada pertengahan Juli 2026. Gelar perkara berlangsung Sabtu (8/8/2026).
  • Why?
    Penyidikan dilakukan untuk mengungkap penyebab kecelakaan dan kemungkinan pihak yang harus bertanggung jawab secara hukum.
  • How?
    Status perkara dinaikkan setelah gelar perkara. Penyidik memeriksa saksi, dokumen, dan barang bukti termasuk 37 life jacket.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kapal KLM Nurul Salsa mengalami kecelakaan di laut dekat Pulau Polassi. Polisi di Kepulauan Selayar sekarang menyelidiki kejadian itu. Pak Didid Imawan dan para penyidik memeriksa saksi, kertas kapal, dan 37 pelampung. Mereka mau tahu penyebabnya dan siapa yang mungkin harus bertanggung jawab.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Peningkatan status perkara membuka proses pemeriksaan yang berlandaskan fakta dan alat bukti. Keterangan saksi, dokumen kapal, serta 37 life jacket yang diamankan menjadi materi untuk diteliti penyidik. Langkah ini juga menunjukkan fokus Polres Kepulauan Selayar dalam mengurai rangkaian kejadian dan menentukan langkah hukum berikutnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Kasus kecelakaan laut KLM Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, resmi naik ke tahap penyidikan.

Peningkatan status perkara tersebut dilakukan setelah tim penyidik Polres Kepulauan Selayar bersama personel BKO Direktorat Polairud Polda Sulsel menggelar perkara di Aula Endra Dharmalaksana Mapolres Kepulauan Selayar, Sabtu (8/8/2026).

Gelar perkara dipimpin langsung Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan dan dihadiri Kasat Reskrim, Kasat Polairud, para penyidik serta penyidik pembantu, personel BKO Dit Polairud Polda Sulsel, dan pihak terkait lainnya.

1. Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan. Dok/Istimewa

Sebelum menaikkan status perkara, penyidik telah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan laut yang terjadi pada pertengahan Juli 2026 tersebut.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Polisi juga mengumpulkan dokumen serta barang bukti yang dinilai berkaitan dengan kecelakaan KLM Nurul Salsa.

“Peningkatan status perkara ini merupakan bagian dari proses penegakan hukum yang kami lakukan secara profesional dan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” kata Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan dalam keterangannya kepada IDN Times, Minggu (9/8/2026).

Didid menyatakan, seluruh fakta yang ditemukan selama proses penyelidikan akan menjadi dasar bagi penyidik untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh.

“Kami akan bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan di lapangan. Semua akan didalami secara menyeluruh,” ujarnya.

2. Polisi Amankan 37 Life Jacket

Penyelidikan kasus kecelakaan laut KM Nurul Salsa di perairan Selayar. Dok. Istimewa

Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut.

Salah satunya yakni 37 buah life jacket. Selain itu, penyidik turut mengamankan sejumlah barang dan dokumen lain yang masih dalam proses pemeriksaan.

Barang bukti tersebut akan menjadi bagian dari materi penyidikan untuk mengetahui kondisi kapal serta rangkaian kejadian sebelum hingga saat kecelakaan terjadi.

“Barang bukti yang telah diamankan akan kami periksa dan dalami. Termasuk dokumen-dokumen yang berkaitan dengan kapal dan perjalanan KLM Nurul Salsa,” jelas Didid.

3. Penyidikan untuk Ungkap Penyebab Kecelakaan

KM

Dalam tahap penyidikan, polisi akan kembali mendalami keterangan para saksi serta mencocokkannya dengan barang bukti dan dokumen yang telah dikumpulkan.

Didid mengatakan penyidik akan terus bekerja untuk mengungkap secara terang penyebab kecelakaan KLM Nurul Salsa.

“Proses penyidikan akan terus kami lakukan secara profesional dan sesuai ketentuan hukum. Kami ingin perkara ini terang berdasarkan fakta dan alat bukti,” katanya.

Ia menambahkan, penyidik juga akan mendalami kemungkinan adanya pihak yang harus bertanggung jawab secara hukum dalam peristiwa tersebut.

“Setelah seluruh alat bukti dan fakta terpenuhi, tentunya penyidik akan menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk terkait penetapan tersangka,” tegasnya.

Polres Kepulauan Selayar memastikan penyidikan kasus KLM Nurul Salsa terus berjalan. Polisi kini fokus mengurai seluruh rangkaian peristiwa untuk mengetahui faktor penyebab kecelakaan dan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article