Makassar, IDN Times - Puluhan jeriken dan galon berjejer di pinggir jalan Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Kamis (3/9/2026). Warga berdatangan membawa wadah kosong untuk mendapatkan air bersih dari distribusi pemerintah.
Namun, bagi sebagian warga, bantuan air bersih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka mengaku sudah bertahun-tahun menghadapi persoalan sulitnya air, terutama saat musim kemarau.
Sukmawati, warga Rappokalling, mengatakan kondisi tersebut telah berlangsung sejak lama. Bahkan, setelah Lebaran Iduladha lalu, aliran air PDAM hanya sempat mengalir sekitar satu minggu sebelum kembali berhenti.
"Sudah lama. Sudah Lebaran. Pernah mengalir tapi satu minggu mengalir, satu minggu tidak," kata Sukmawati.
