Pembangunan Jalan 1.000 Km di Sulsel Capai Progres hingga 35 Persen

- Program MYP Sulsel 2025-2027 menangani sekitar 1.000 kilometer jalan melalui enam paket, dengan progres keseluruhan 20-35 persen hingga awal September 2026.
- Dari anggaran total sekitar Rp3,7 triliun, Rp2,5 triliun dialokasikan untuk jalan; lebih dari 300 kilometer ruas provinsi telah dikerjakan.
- Sejumlah ruas yang diperbaiki mulai dimanfaatkan warga, terutama jalur dengan keluhan dan lalu lintas tinggi; pemerintah meminta masyarakat mengawal pembangunan bertahap.
Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan Program Multi Years Project (MYP) 2025-2027. Salah satu fokusnya adalah pembangunan dan penanganan 1.000 kilometer jalan yang terbagi dalam enam paket pekerjaan.
Hingga awal September 2026, progres pengerjaan sejumlah paket jalan tersebut berada pada kisaran 20 hingga 35 persen. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan dan target yang telah ditetapkan.
1. Pengerjaan jalan sudah mencapai 300 km

Salah satu proyek pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan melalui program Multi Years Project (MYP) Pemprov Sulsel. (Dok. Humas Pemprov Sulsel) Andi Sudirman mengatakan seluruh paket pekerjaan infrastruktur jalan dalam program MYP masih berjalan sesuai rencana. Ia menyebut progres pekerjaan secara keseluruhan berada pada kisaran 20 hingga 35 persen.
“Alhamdulillah, semua berjalan. Progresnya sesuai rencana dan semuanya on the track. Saat ini progres pekerjaan berada pada kisaran 20 hingga 35 persen,” kata Andi Sudirman dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).
Program MYP 2025-2027 memiliki total anggaran sekitar Rp3,7 triliun yang bersumber dari APBD Sulsel serta hasil efisiensi. Dari anggaran tersebut, sekitar Rp2,5 triliun dialokasikan khusus untuk percepatan pembangunan dan penanganan infrastruktur jalan.
Dari total sekitar 1.000 kilometer ruas jalan kewenangan provinsi yang menjadi sasaran penanganan, lebih dari 300 kilometer telah dikerjakan.
“Artinya, dari sekitar 1.000 kilometer jalan yang kita kerjakan, sudah ada lebih dari 300 kilometer yang tertangani dengan baik,” ujarnya.
2. Enam paket jalan dikerjakan

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat menghadiri rapat paripurna DPRD Sulsel di kantor sementara DPRD Sulsel, Rabu (26/8/2026) malam. (Dok. Humas DPRD Sulsel) Berdasarkan data progres hingga awal September 2026, Paket 1 memiliki panjang penanganan 300,24 kilometer yang mencakup 13 ruas jalan. Paket dengan nilai kontrak sekitar Rp430 miliar tersebut telah mencapai progres sekitar 33 persen.
Paket 2 mencakup 10 ruas dengan total panjang penanganan 209 kilometer. Nilai paket tersebut sekitar Rp274 miliar dengan progres pekerjaan mencapai sekitar 24 persen.
Selanjutnya, Paket 3 mencakup 15 ruas jalan dengan panjang penanganan 254 kilometer. Paket senilai Rp478 miliar tersebut kini telah mencapai progres sekitar 30 persen.
Untuk Paket 4, penanganan mencakup 15 ruas dengan total panjang 286 kilometer. Paket dengan nilai sekitar Rp615 miliar tersebut mencatatkan progres sekitar 13 persen.
Paket 5 memiliki panjang penanganan 218 kilometer yang mencakup 10 ruas jalan. Nilai paket tersebut mencapai sekitar Rp383,5 miliar dengan progres pekerjaan sekitar 20 persen.
Adapun Paket 6 merupakan paket yang baru berjalan pada pertengahan 2026. Paket ini mencakup 20 ruas dengan panjang penanganan 157,49 kilometer dan nilai sekitar Rp239 miliar. Progres pekerjaan saat ini berada pada kisaran 2 hingga 3 persen.
3. Perbaikan sejumlah ruas mulai dirasakan masyarakat

Kondisi Jl Hertasning Makassar, Minggu (29/3/2026). Dok. Humas Pemprov Sulsel Andi Sudirman mengatakan sejumlah ruas jalan yang telah ditangani melalui program MYP mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Terutama ruas yang sebelumnya menjadi keluhan dan memiliki aktivitas lalu lintas harian cukup tinggi.
“Pada prinsipnya semua berjalan on the track. Bahkan beberapa ruas sudah mulai dinikmati masyarakat, khususnya ruas yang selama ini menjadi keluhan dan memiliki aktivitas lalu lintas harian rata-rata cukup tinggi,” jelasnya.
Ia optimistis seluruh pekerjaan yang masuk dalam Program MYP 2025-2027 dapat terus dipercepat sesuai tahapan dan target yang telah ditetapkan. Pemerintah Provinsi Sulsel juga meminta masyarakat ikut mengawal proses pembangunan infrastruktur tersebut.
“Mohon dukungan dari masyarakat dan sama-sama mengawal proses pembangunan ini secara bertahap, semoga bisa dirasakan manfaatnya nanti untuk mobilitas dan aktivitas sehari-hari,” kata dia.



















