Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Stadion Untia Makassar Segera Dibangun, Groundbreaking Awal Oktober

Kota Makassar
Stadion Untia Makassar Segera Dibangun, Groundbreaking Awal Oktober
Lokasi rencana pembangunan Stadion Untia di Makassar. (Dok. Pemkot Makassar)
  • Pemkot Makassar menargetkan groundbreaking Stadion Untia di Biringkanaya pada awal Oktober 2026, setelah pemenang tender ditetapkan akhir September dan masa sanggah selesai.
  • Pekerjaan awal akan fokus pada penimbunan lahan selama sekitar tiga bulan, dilanjutkan pondasi serta pemancangan yang ditargetkan mulai Desember 2026.
  • Proyek Stadion Untia memiliki pagu sekitar Rp350 miliar dari APBD Makassar; tender terbuka bagi kontraktor, termasuk BUMN, yang memenuhi kualifikasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar menargetkan groundbreaking pembangunan Stadion Untia di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, pada awal Oktober 2026. Target tersebut menjadi tanda dimulainya pembangunan fisik stadion.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan proses tender pembangunan stadion saat ini masih berjalan dan memasuki tahap upload penawaran. Berdasarkan timeline Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa, pemenang tender ditargetkan ditetapkan pada akhir September 2026.

"Insyaallah di akhir bulan September ini akan ditentukan pemenang dari stadion," kata Zuhaelsi saat diwawancarai, Rabu (2/9/2026).

  1. 1. Groundbreaking menunggu penetapan pemenang tender

    1001152024.jpg
    Pemkot Makassar menerima paparan siteplan Stadion Untia dari CAMCE di Balai Kota Makassar, Rabu (10/9/2025). (Dok. Humas Pemkot Makassar)

    Setelah pemenang tender diumumkan, masih terdapat masa sanggah selama satu minggu. Jika tidak ada sanggahan, maka seluruh dokumen akan diserahkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas PU Makassar untuk proses selanjutnya.

    "​Setelah pengumuman pemenang, masih ada masa sanggah selama satu minggu. ​Jika tidak ada sanggah dan lancar-lancar semuanya, semua dokumen akan diserahkan ke PPK di Dinas PU," katanya.

    Selanjutnya, Pemkot Makassar akan menetapkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPBJ). Tahapan itu dilanjutkan dengan pengurusan administrasi penandatanganan kontrak, jaminan, hingga Mutual Check 0 (MC 0).

    Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, maka Zuhaelsi optimistis pembangunan Stadion Untia bisa dimulai pada awal Oktober. Peletakan batu pertama ditargetkan menjadi tanda dimulainya pembangunan fisik stadion.

    "Groundbreaking atau peletakan batu pertama bisa di awal Oktober," katanya.

  2. 2. Penimbunan jadi pekerjaan awal

    IMG-20250908-WA0260.jpg
    Rancangan site plan Stadion Untia yang disampaikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam Placemaking Summit MAPAN di Kampus Unhas Gowa, Senin (8/9/2025). (Dok. Humas Pemkot Makassar)

    Zuhaelsi mengatakan pekerjaan awal setelah groundbreaking akan difokuskan pada penimbunan lahan. Setelah itu, pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan pondasi dan struktur bangunan bawah.

    "Tahap pertama yaitu penimbunan, itu yang akan kita fokuskan, dan kemudian pondasi bangunan bawah, struktur bangunan bawah itu yang menjadi prioritas," jelasnya.

    Pihaknya menargetkan proses penimbunan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga bulan. Sementara pekerjaan pondasi dan pemancangan ditargetkan mulai dikerjakan pada Desember 2026.

    "Dalam waktu 3 bulan ini, penimbunan akan selesai dan tahap pondasi dan untuk pemancangan akan Insyaallah Desember," katanya.

    Pekerjaan pembangunan Stadion Untia ditargetkan terus berjalan hingga akhir 2026. Tahapannya meliputi penimbunan, pembangunan pondasi, dan pemancangan.

  3. 3. Pagu pembangunan Rp350 miliar

    ilustrasi anggaran (IDN Times/Aditya Pratama)
    ilustrasi anggaran (IDN Times/Aditya Pratama)

    Pembangunan Stadion Untia menggunakan pagu anggaran sekitar Rp350 miliar melalui APBD Kota Makassar. Dengan nilai proyek di atas Rp100 miliar, proses tender terbuka bagi kontraktor dengan kualifikasi sesuai persyaratan pengadaan.

    Zuhaelsi menyebut kontraktor besar, termasuk BUMN, berpeluang mengikuti tender tersebut. Namun, dia menegaskan peserta tetap harus memenuhi seluruh persyaratan kualifikasi yang ditetapkan.

    "Namun, tidak menutup kemungkinan yang lain bisa masuk juga jika memenuhi syarat kualifikasi," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More