Ini Menu MBG yang Diduga Penyebab Siswa SMPN 1 Makale Keracunan Massal

- Puluhan siswa SMPN 1 Makale diduga mengalami gejala keracunan makanan setelah menerima Makan Bergizi Gratis.
- Menu yang diterima terdiri dari nasi, ayam, perkedel, dan wortel; petugas sekolah memeriksa aroma makanan sebelum pembagian.
- Sekolah belum menyimpulkan penyebab kondisi siswa dan menyatakan pembuktian perlu dilakukan pihak berwenang.
Makassar, IDN Times - Kepala SMPN 1 Makale, Tana Toraja, Yohanis Pakiding, mengatakan puluhan siswanya diduga mengalami gejala keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima sekolah pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Makanan kemudian dibagikan kepada siswa sekitar pukul 12.00 Wita.
"Jadi kemarin jam 11 pengantarannya ke sekolah dan makan anak-anak jam 12, itu sudah rutin," ucap Yohanis kepada awak media.
1. Ada ayam, perkedel, hingga wortel

Siswa SMPN Makale, Toraja, dirawat di Rumah Sakit Lakipadada, Kamis (3/92026) usai diduga keracunan MBG. Dok. Kareba Toraja Yohanis menyebut, menu yang diterima siswa terdiri dari nasi, ayam, perkedel, serta sayuran seperti wortel. Sebelum dibagikan, makanan disebut telah diperiksa oleh petugas atau PIC di sekolah, salah satunya dengan mengecek aroma makanan.
"Yang aromanya dicium saja. Tapi kan untuk makan, kita tidak coba dulu untuk makan. Untuk ayamnya saya nggak tahu apa campurannya, tapi dia berair. Saya nggak tahu apakah santan (atau bukan)," jelasnya.
2. Sebut bukan wewenang sekolah menyimpulkan

Siswa SMPN Makale, Toraja, dirawat di Rumah Sakit Lakipadada, Kamis (3/92026) usai diduga keracunan MBG. Dok. Kareba Toraja Namun, Yohanis menegaskan pihak sekolah belum berani menyimpulkan makanan MBG sebagai penyebab kondisi yang dialami para siswa.
"Untuk penyebabnya kami belum berani menyampaikan apa yang benar-benar menjadi penyebabnya. Itu bukan kewenangan kami," tegasnya.
Ia mengatakan dugaan tersebut perlu dibuktikan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang. Terlebih, terdapat sekolah lain yang juga menerima menu MBG dari penyedia yang sama.
"Karena ini massal, ada juga sekolah yang sama menerima MBG. Mungkin kemungkinan itu, tapi secara pribadi saya belum berani mengatakan itu," pungkasnya.
3. Siswa mengeluh sejak dini hari

Siswa SMPN Makale, Toraja, dirawat di Rumah Sakit Lakipadada, Kamis (3/92026) usai diduga keracunan MBG. Dok. Kareba Toraja Yohanis juga mengungkapkan, puluhan siswa SMPN 1 Makale yang diduga keracunan massal MBG, mengaku sudah merasakan keluhan sejak dini hari sebelum berangkat ke sekolah.
"Kami tahu pagi-pagi pada saat kami jemput sudah ada yang mengeluh. Karena sudah gejala massal, sudah antre di WC, maka kami ambil tindakan secepatnya," kata Yohanis.

.png)














