Mobil operasional PDAM Makassar mengangkut air bersih untuk didistribusikan ke wilayah terdampak kekeringan/Istimewa
Menurut Fadli, bantuan akan diprioritaskan kepada warga yang menggunakan air tanah sebagai sumber utama air bersih. Kelompok tersebut dinilai paling rentan terdampak saat musim kemarau karena debit air tanah mulai menurun.
"Kita utamakan dulu yang air tanah, karena kan di masyarakat itu perlu kita ketahui ada dua, yaitu yang menjadi pelanggan PDAM dan bukan pelanggan PDAM yang mengambil air dari air tanah," katanya.
BPBD mencatat sekitar 50.343 jiwa di enam kecamatan berpotensi terdampak kekeringan. Namun, angka tersebut masih berupa potensi karena pasokan air dari PDAM saat ini masih terus dioptimalkan.
BPBD mencatat titik kekeringan tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Ujung Tanah dengan 17 titik di lima kelurahan, Kecamatan Tallo 36 titik di empat kelurahan, Kecamatan Biringkanaya 58 titik di empat kelurahan, Kecamatan Tamalanrea 27 titik di enam kelurahan, Kecamatan Panakkukang enam titik, serta Kecamatan Manggala 29 titik di empat kelurahan.