Bertambah 9 Kasus Positif Corona, Sultra Ingin Gencarkan Tracing

Kendari, IDN Times - Sempat bergeming di angka 27 sejak Kamis (16/4) silam, jumlah kumulatif kasus COVID-19 di Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali meningkat.
Dalam data Gugus Tugas COVID-19 Sultra per hari Minggu (18/4) pukul 17.00 WITA, dilaporkan terdapat penambahan 9 kasus sehingga jumlah kasus positif secara kumulatif mencapai 36 orang.
"Kasus konfirmasi positif untuk wilayah Sulawesi Tenggara sampai hari ini adalah 36 kasus. Dengan rincian kasus baru 9 orang, kasus sembuh 4 orang atau tidak ada penambahan, kasus lama 21 orang dan kasus meninggal 2 orang alias tak ada penambahan," ujar Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Sultra, dr. La Ode Rabiul Awal, dalam keterangan pers yang diterima IDN Times, Minggu.
1. Satgas COVID-19 Sulawesi Tenggara mengonfirmasi 9 kasus baru pada hari Minggu (19/4)

Ilustrasi rapid test COVID-19. ANTARA FOTO/Jojon Dari rincian yang dibeberkan, 9 kasus positif tambahan berasal dari dua wilayah yakni Kabupaten Muna dan Kota Kendari.
Sebanyak tujuh diantaranya berasal dari Muna. Rinciannya yakni empat perempuan berusia di atas 30 tahun, serta tiga lainnya adalah laki-laki yang masing-masing berusia 43 tahun, 64 tahun dan 38 tahun.
Sedangkan dua kasus baru di Kendari semuanya adalah perempuan dengan umur 33 tahun dan 57 tahun.
2. Kota Kendari masih menjadi wilayah dengan jumlah kasus virus corona terbanyak di Sultra

Ilustrasi Satpol PP. ANTARA FOTO/Jojon Dengan tambahan dua kasus, Kota Kendari masih menjadi wilayah dengan jumlah pasien positif virus corona paling banyak di Sulawesi Tenggara yakni 17 pasien.
Kabupaten Muna jadi terbanyak kedua se-Sultra setelah konfirmasi 7 kasus pertama . Ini jadi peningkatan drastis yang dilaporkan oleh otoritas setempat setelah nyaris sebulan hanya berkutat dengan warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Selanjutnya ada Kabupaten Konawe (3 kasus), Kolaka Utara (2 kasus) dan terakhir Kolaka (1 kasus).
3. Satgas COVID-19 Sultra meminta pemerintah tingkat kabupaten dan kota agar gencarkan proses tracing

ANTARA FOTO/Jojon Dari total 36 kasus positif, sebanyak 30 orang sedang jalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit rujukan. Ada 4 pasien yang dinyatakan telah sembuh, serta 2 lainnya telah meninggal dunia. Tak ada penambahan dalam data pasien sembuh dan sakit sejak Sabtu (17/4) kemarin.
Adapun warga yang berstatus ODP di Sultra saat ini sebanyak 279 orang, serta masih ada 14 orang PDP.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sultra hendak menggencarkan proses pelacakan dan penelurusan riwayat interaksi pasien positif COVID-19.
"Terjadi peningkatan eskalasi kasus dalam wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Untuk itu, kiranya satgas (di tingkat) kabupaten/kota untuk lebih meningkatkan kegiatan surveilans di daerahnya masing-masing," tegas dr. Rabiul Awal.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















