Makassar, IDN Times - Berawal dari sambal pelengkap mi yang dijual kepada pelanggan, Simpati Lombok Kuning kini menjelma menjadi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Makassar yang menembus pasar internasional. Di balik perkembangannya, ada perjalanan panjang pasangan suami istri Ridwan Wahyudi Candra (45) dan Melyana Khohari (45) dalam membangun bisnis dari peralatan sederhana hingga menjangkau pasar ekspor.
Ketika memulai usaha pada 2017, keduanya belum memiliki mesin produksi seperti sekarang. Modal awal mereka hanya sekitar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu untuk membeli blender. Dengan peralatan sederhana itu, mereka mulai membuat sambal dalam jumlah terbatas.
Kala itu, sambal tersebut belum dipasarkan sebagai produk utama. Usaha keluarga mereka masih berfokus pada penjualan mi. Sambal dibuat sebagai pelengkap hidangan bagi pelanggan yang datang.
Namun, respons pelanggan perlahan membuka peluang baru. Sambal yang awalnya hanya menemani mi mulai diminati untuk dibawa pulang. Sebagian pelanggan bahkan ingin membeli sambalnya saja.
"Jadi mereka makan bakmi, suka cabainya, ya kita jual, gitu aja sih. Terus beralih ke sambalnya aja. Jadi ada orang mau sambalnya aja, kita nawarin," katanya saat ditemui di tempat produksi Simpati Lombok Kuning, Jalan Sulawesi Nomor 204, Kelurahan Melayu Baru, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Kamis (22/10/2026).
Dari kebiasaan pelanggan itulah, Ridwan dan Melyana melihat peluang untuk mengembangkan usaha. Mereka kemudian mulai menjual sambal secara terpisah hingga akhirnya menjadikan produk tersebut sebagai fokus bisnis.
Nama Simpati Lombok Kuning pun memiliki cerita tersendiri. Nama Simpati diambil dari nama kios yang sebelumnya digunakan keluarga mereka. Nama itu kemudian dipertahankan ketika usaha sambal mulai berkembang, dengan tambahan Lombok Kuning sebagai identitas produk.
Lombok kuning merupakan sambal khas Makassar, yang memiliki warna kuning oranye alami, rasa pedas yang tajam, serta sensasi asam segar. Dalam bahasa sehari-hari masyarakat Makassar, cabai disebut lombok.
