Makassar, IDN Times - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mengungkapkan sampah organik masih mendominasi timbulan sampah di Kota Makassar. Jenis sampah ini mencapai sekitar 54 persen dari total sampah harian dan menjadi penyebab utama munculnya bau menyengat, air lindi, serta gas metana di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa.
Kepala DLH Kota Makassar, Helmy Budiman, mengatakan dominasi sampah organik menjadi tantangan terbesar dalam pengelolaan sampah di Makassar. Karena itu, pemerintah kota mulai mendorong pemilahan sampah sejak dari sumber untuk mengurangi beban yang masuk ke TPA.
"Selama ini persoalan utama di TPA Tamangapa berasal dari dominasi sampah organik yang mencapai sekitar 54 persen dari total sampah yang masuk setiap hari, " kata Helmy, Rabu (22/7/2026).
