Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polisi Serahkan Jasad Terduga Teroris MT kepada Keluarga

Kota Makassar
Polisi Serahkan Jasad Terduga Teroris MT kepada Keluarga
Ilustrasi jenazah (IDN Times/Sukma Shakti)
Share Article

Makassar, IDN Times - Jenazah MT, terduga teroris yang ditembak mati tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri dalam penyergapan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 15 April 2021, sudah dikembalikan kepada keluarganya.

Petugas Densus dibantu aparat Polda Sulsel menangkap MT di rumahnya, Jalan Manuruki 3, Kecamatan Biringkanaya. Polisi menyebut MT ditembak karena berupaya menyerang aparat dengan senjata tajam.

"Sudah diambil keluarganya sejak semalam," kata Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan kepada jurnalis, Jumat (16/4/2021). 

  1. 1. Polisi memeriksa sejumlah saksi termasuk istri MT

    default-image.png
    Default Image IDN

    Pengambilan jenazah oleh pihak keluarga MT bertempat di kantor Bidokkes Polda Sulsel. Pengembalian jenazah dikawal ketat oleh petugas. Namun Zulpan mengaku belum mengetahui di mana MT dimakamkan.

    "Saksi-saksi juga sudah diperiksa termasuk istrinya," ucapnya.  

    Zulpan juga enggan berpekulasi dan menjelaskan lebih rinci mengenai latar belakang MT. Dia hanya menyebut MT merupakan jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD) yang berbasis di perumahan Villa Mutiara, Makassar.

  2. 2. Polisi tegaskan jenazah tidak perlu visum dan diautopsi

    Kondisi rumah terduga teroris dipasangi garis polisi di Kecamatan Biringkanaya, Makassar. IDN Times/Sahrul Ramadan
    Kondisi rumah terduga teroris dipasangi garis polisi di Kecamatan Biringkanaya, Makassar. IDN Times/Sahrul Ramadan

    Menurut keterangan sebelumnya, Zulpan mengatakan jenazah MT langsung dibawa ke RS Bhayangkara Makassar usai ditembak mati. Dia menyatakan jenazah MT tidak perlu diautopsi karena yang bersangkutan bersalah.

    "Yang bersangkutan ini kan terduga teroris, untuk apa divisum apalagi diautopsi. Kita tinggal sampaikan ke keluarganya agar jenazah diambil," ujar Zulpan. 

  3. 3. MT ditembak karena dianggap melawan petugas saat hendak ditangkap

    Kondisi rumah terduga teroris dipasangi garis polisi di Kecamatan Biringkanaya, Makassar. IDN Times/Sahrul Ramadan
    Kondisi rumah terduga teroris dipasangi garis polisi di Kecamatan Biringkanaya, Makassar. IDN Times/Sahrul Ramadan

    Zulpan menjelaskan, MT ditembak karena berupaya melawan petugas saat hendak ditangkap. 

    "Yang bersangkutan melawan secara agresif dengan menggunakan dua parang yang panjang, yang tajam dan menyerang petugas dengan membabi buta," ungkap Zulpan. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More