Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polisi di Makassar Terpental Ditabrak Pemotor saat Razia Kamtibmas

Polisi di Makassar Terpental Ditabrak Pemotor saat Razia Kamtibmas
Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ujung Pandang, Aiptu Hariadi P. Nonci terpental usai Ditabrak Pemotor saat Razia Kamtibmas di Jalan Hasanuddin, tepat di depan Mapolsek Ujung Pandang, Makassar, Sabtu malam (23/5/2026). Dok. IDN Times/Istimewa
Intinya Sih
  • Seorang anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ujung Pandang, Aiptu Hariadi P. Nonci, tertabrak pengendara motor saat razia Kamtibmas di depan Mapolsek Ujung Pandang, Makassar, dan videonya viral di media sosial.
  • Pengendara motor yang berboncengan tanpa helm mencoba menghindari razia, panik saat menyalip kendaraan lain, lalu menabrak Aiptu Hariadi hingga korban mengalami luka lecet ringan di bagian lengan.
  • Polisi mengamankan motor pelaku sebagai barang bukti dan memberi sanksi sesuai aturan lalu lintas; insiden diselesaikan secara kekeluargaan tanpa unsur kesengajaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times - Seorang anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ujung Pandang, Aiptu Hariadi P. Nonci, tertabrak pengendara motor saat pelaksanaan razia keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Jalan Hasanuddin, tepat di depan Mapolsek Ujung Pandang, Makassar, Sabtu malam (23/5/2026).

Detik-detik Aiptu Hariadi tertabrak bahkan viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah anggota polisi tengah melakukan razia di badan jalan. Tiba-tiba, seorang pengendara sepeda motor yang diduga berusaha menghindari pemeriksaan, menabrak Aiptu Hariadi hingga terpental.

1. Coba hindari razia karena tak pakai helm

Petugas kepolisian melakukan razia keamanan di Jalan Hasanuddin, Makassar pada malam hari dengan beberapa kendaraan melintas di sekitar lokasi.
Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ujung Pandang, Aiptu Hariadi P. Nonci saat Razia Kamtibmas di Jalan Hasanuddin, tepat di depan Mapolsek Ujung Pandang, Makassar, Sabtu malam (23/5/2026). Dok. IDN Times/Istimewa

Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin, mengatakan pengendara motor tersebut berboncengan tanpa menggunakan helm saat melintas di lokasi razia.

“Jadi tadi malam saat dilakukan razia, ada pengendara sepeda motor berboncengan tidak menggunakan helm. Kemudian dia menghindari razia,” kata Wahiduddin kepada awak media, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, pengendara sempat diminta berhenti oleh petugas lain. Namun, bukannya berhenti, pengendara justru memacu kendaraannya.

“Pada saat dihentikan sama anggota lain, dia tambah pacu kendaraannya. Jadi Aiptu Hariadi berusaha hentikan lagi di ujung,” ujarnya.

2. Pengendara kaget hingga tabrak polisi

Beberapa petugas kepolisian dan warga berada di jalan setelah insiden tabrakan antara pengendara motor dan petugas saat razia malam di Makassar.
Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ujung Pandang, Aiptu Hariadi P. Nonci terpental usai Ditabrak Pemotor saat Razia Kamtibmas di Jalan Hasanuddin, tepat di depan Mapolsek Ujung Pandang, Makassar, Sabtu malam (23/5/2026). Dok. IDN Times/Istimewa

Saat mencoba menghindar dari kendaraan lain di jalan, pengendara disebut kaget dan tidak melihat keberadaan korban hingga akhirnya menabrak Aiptu Hariadi dari samping.

“Karena kaget, dia salip dari arah samping mobil dan tidak lihat itu anggota, akhirnya ditabrak,” tambahnya.

Akibat kejadian tersebut, Aiptu Hariadi mengalami luka lecet di bagian lengan. Meski sempat terpental, korban dipastikan tidak mengalami luka serius.

“Alhamdulillah tidak ada luka serius, hanya lecet di bagian lengan,” jelas Wahiduddin.

3. Pengendara dikenakan sanksi

Beberapa petugas kepolisian dan warga berkumpul di jalan depan Mapolsek Ujung Pandang Makassar setelah insiden tabrakan saat razia malam.
Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ujung Pandang, Aiptu Hariadi P. Nonci terpental usai Ditabrak Pemotor saat Razia Kamtibmas di Jalan Hasanuddin, tepat di depan Mapolsek Ujung Pandang, Makassar, Sabtu malam (23/5/2026). Dok. IDN Times/Istimewa

Sepeda motor pengendara kemudian diamankan polisi sebagai barang bukti pelanggaran lalu lintas. Pengendara dikenakan sanksi sesuai Undang-Undang Lalu Lintas karena berkendara tanpa menggunakan helm.

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam insiden tersebut dan persoalan sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Anggota juga tidak mempersoalkan dan tidak menuntut apa-apa. Ini murni karena pengendara kaget saat menghindari razia,” tuturnya.

Polisi pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mematuhi arahan petugas saat ada razia di jalan.

“Kalau ada razia, sebaiknya berhenti saja. Tujuan razia itu baik untuk memeriksa pelanggaran. Kalau memang bersalah, akui saja dan minta maaf,” pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More