Peringatan Dini BMKG Sulsel: Waspada Hujan Lebat 13–15 Januari

Makassar, IDN Times – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Sulawesi Selatan mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 13 hingga 15 Januari 2026. Peringatan ini disampaikan pada Senin (12/1/2026) menyusul potensi peningkatan intensitas curah hujan di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
BMKG menyebutkan, selama tiga hari ke depan terdapat potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan bagian barat dan selatan.
Berdasarkan peta peringatan dini harian BMKG, pada 13 Januari 2026, status waspada hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Luwu, Luwu Timur, Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, Takalar, dan Kepulauan Selayar. Sementara pada 14 Januari 2026, wilayah yang masuk kategori waspada meliputi Luwu, Luwu Timur, Palopo, Barru, Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, dan Takalar.
Adapun pada 15 Januari 2026, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Luwu, Luwu Timur, Palopo, Parepare, Pinrang, Barru, Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, dan Takalar.
BMKG menegaskan, hingga periode tersebut belum terdapat wilayah yang masuk kategori siaga maupun awas untuk hujan lebat hingga ekstrem. Namun, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat dampak lanjutan yang dapat ditimbulkan. Prakiraan cuaca tiga hari ke depan menunjukkan potensi hujan sedang hingga sangat lebat di beberapa wilayah di Sulawesi Selatan.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir dan tanah longsor, terutama di daerah rawan dan wilayah dengan topografi perbukitan serta sistem drainase yang kurang baik.
Sebagai langkah kesiapsiagaan, BMKG mengimbau masyarakat untuk memastikan saluran air dalam kondisi bersih dan lancar, menghindari bepergian ke wilayah rawan banjir dan longsor, menyimpan barang-barang penting di tempat yang aman, serta terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG.
BMKG juga menekankan agar masyarakat selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas, terutama selama periode cuaca ekstrem ini.


















