Pemkot Makassar Siapkan Jalan Akses TPA Antang Senilai Rp10,6 Miliar

- Pemkot Makassar menyiapkan pembangunan jalan akses menuju TPA Tamangapa Antang senilai Rp10,6 miliar untuk memperlancar mobilisasi kendaraan pengangkut sampah dan meningkatkan konektivitas kawasan.
- Selain proyek utama, pemerintah juga menata pedestrian serta membangun dan merehabilitasi 118 ruas jalan lingkungan di berbagai kecamatan dengan total anggaran lebih dari Rp12 miliar.
- Pada 2026, Pemkot merencanakan pembangunan 95 ruas jalan aspal dan 118 jalan lingkungan termasuk di Pulau Langkai, sebagai bagian dari upaya pemerataan infrastruktur dasar kota.
Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar menyiapkan pembangunan jalan akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa Antang dengan pagu anggaran Rp10,631 miliar. Pekerjaan saat ini berada pada tahap persiapan dokumen mini kompetisi.
"Tujuannya untuk mempermudah mobilisasi kendaraan pengangkut sampah sekaligus meningkatkan konektivitas di kawasan tersebut," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, Senin (232/2/2026).
1. Siapkan pekerjaan jalan dan infrastruktur lingkungan

Selain proyek jalan akses, Pemkot Makassar juga menyiapkan penataan pedestrian di dua ruas jalan senilai Rp12,659 miliar, serta pembangunan dan rehabilitasi jalan lingkungan di berbagai kecamatan. Pekerjaan ini mencakup 118 ruas jalan lingkungan.
Capaian Infrastruktur 2025 terlihat signifikan. Sebanyak 105 ruas jalan aspal ditangani melalui belanja modal, sementara 1 ruas melalui belanja hibah. Selain itu, 135 ruas jalan lingkungan/lorong dibenahi, menjangkau pemukiman warga. Pembangunan berjalan merata, dari jalan utama hingga lorong, tidak hanya di kawasan protokol.
2. Rencana infrastruktur jalan pada 2026

Sementara itu, rencana infrastruktur 2026 mencakup 95 ruas jalan aspal yang siap dibangun atau direhabilitasi (persiapan kontrak kerja) dan 118 ruas jalan lingkungan/lorong yang akan ditangani melalui pekerjaan paving. Pembangunan juga direncanakan untuk 1 ruas jalan lingkungan di Pulau Langkai.
"Khusus wilayah kepulauan, Pemkot merencanakan pembangunan satu ruas jalan lingkungan di Pulau Langkai," kata Zuhaelsi.
3. Infrastruktur dasar menjadi fondasi pembangunan kota

Fokus kebijakan Pemkot Makassar saat ini menekankan bahwa infrastruktur dasar menjadi fondasi pembangunan kota. Pembangunan bersifat inklusif dan merata, menyentuh kawasan utama maupun lorong warga, serta mendorong konektivitas kota yang lebih baik dan mendukung aktivitas ekonomi.
"Pemerintah memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata, tidak hanya di ruas utama, tetapi juga lorong-lorong dan pemukiman warga, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," kata Zuhaelsi.

















