Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Melihat SD di Makassar yang Lahannya Kalah Gugatan di MA
Proses belajar mengajar di SD Negeri Pajaiang, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. IDN Times/ Sahrul Ramadan

Makassar, IDN Times - Belum lama ini, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto mengungkapkan ada lahan dua sekolah di wilayahnya yang kalah gugatan sengketa di Mahkamah Agung. Sekolah itu terletak di Kecamatan Biringkanaya.

Senin pagi (7/2/2022), IDN Times mengunjungi salah satu sekolah, yakni SD Negeri Pajaiang, yang terletak di Jalan Pajaiang, Kelurahan Sudiang Raya. Di sana, aktivitas belajar siswa berjalan normal. 

Kepala Sekolah SD Negeri Pajaiang, Intan, mengaku tak tahu-menahu mengenai perkara sengketa kepemilikan lahan yang dimenangkan penggugat di Mahkamah Agung. Selama enam tahun mengajar di sana, Intan juga baru mengetahui soal itu saat ramai dibicarakan di awal tahun 2022.

"Makanya saya baru tahu juga dari media-media kan. Kalau soal gugatannya sama sekali saya tidak tahu," kata Intan saat ditemui IDN Times di ruang kerjaya, Senin.

1. Pihak sekolah tunggu sikap pemerintah

Kepala Sekolah SD Negeri Pajaiang Intan. IDN Times / Sahrul Ramadan

Intan mengaku bingung harus berbuat apa, sebab pihak sekolah belum sama sekali menerima informasi dari Pemerintah Kota Makassar, khususnya Dinas Pendidikan.

Dia menyerahkan soal urusan sengketa lahan kepada Pemkot. Saat ini, Intan hanya fokus agar proses belajar mengajar di sekolahnya tetap berjalan.

"Kalau kami di sini sebenarnya tinggal (menunggu) bagaimana arahan dari pimpinan. Karena tidak mungkin kan mau jalan sendiri. Apalagi kalau misalnya ini betul masalah sengketa-sengketa itu," ucap Intan.

2. Ada tiga SD yang lahannya digugat

Proses belajar mengajar di SD Negeri Pajaiang, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. IDN Times/ Sahrul Ramadan

Intan juga menyikapi mengoreksi pemberitaan yang beredar mengenai lahan aset sekolah yang digugat. Sepengetahuan dia, aset lahan sekolah tidak termasuk SMP. Melainkan ada dua SD lain selain SD Negeri Pajaiang, yakni, SD Inpres Pajaiang dan SD Inpres Sudiang.

"Kalau kita di sini siswanya ada 300-an," ucapnya.

Intan bilang, dua sekolah itu, hanya dipisahkan dengan pagar dan tembok pembatas dengan sekolahnya di halaman belakang. "Proses belajar mengajar juga masih aktif, jalan sampai sekarang. Kalau ditotal siswa di tiga sekolah kita di sini kurang lebih seribu siswa," ungkap Intan.

3. Belum ada orang tua siswa yang protes

Proses belajar mengajar di SD Negeri Pajaiang, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. IDN Times/ Sahrul Ramadan

Meski lahan bermasalah, lanjut Intan, dia dan para guru lainnya terus memandu agar proses belajar siswa tetap berjalan. Sejauh ini, belum ada juga orang tua siswa yang datang mengeluhkan sekolah yang lahannya bermasalah.

"Alhamdulillah belajar mengajar jalan terus. Tidak berpengaruh sama siswa karena kan mereka tidak tahu kan, belum tahu juga kalau ada masalah begini di sekolahnya," ucap Intan.

Kepala Dinas Pendidikan Makassar Muhyiddin sebelumnya menyatakan, meski lahan sekolah bermasalah, proses belajar mengajar akan tetap berjalan. Disdik juga sementara memikirkan langkah untuk proses hukum lanjutan.

"Jadi kita tidak persoalan kalah atau menang. Yang pasti bahwa inilah yang nanti tetap akan kita lakukan upaya-upaya bagaimana itu tetap," kata Muhyiddin yang diwawancarai IDN Times via telepon, Jumat (4/2/2022).

Editorial Team

Related Article