Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Masih Pandemik COVID-19, Warga Makassar Diimbau Tak Gelar Open House

Kota Makassar
Masih Pandemik COVID-19, Warga Makassar Diimbau Tak Gelar Open House
Yusran Yusuf. Dok. Humas Pemprov Sulsel
Share Article

Makassar, IDN Times - Penjabat Wali Kota Makassar Yusran Yusuf mengimbau masyarakat di daerahnya tidak menggelar open house Idulfitri, menyusul masih merebaknya pandemik COVID-19. Hal ini dituangkan dalam sebuah surat imbauan tentang open house atau halal bi halal Idulfitri 1441 Hijriah.

Yusran bersama Sekda Kota Makassar juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga kota Makassar karena hal tersebut.

“Ini bukan berarti silaturahmi kita terputus. Insya Allah silaturahmi yang merupakan tradisi masyarakat kita secara turun temurun dapat kita lakukan di lain waktu” kata Yusran dalam keterangan persnya, Kamis (21/5).

  1. 1. Seluruh instansi lingkup Kota Makassar juga diminta tidak mengadakan open house

    IDN Times/Larasati Rey
    IDN Times/Larasati Rey

    Yusran juga meminta kepada seluruh instansi lingkup Kota Makassar untuk tidak mengadakan acara open house seperti yang biasanya digelar pasca-Idulfitri di tahun-tahun sebelumnya.

    “Kami meminta seluruh instansi lingkup Kota Makassar, baik itu SKPD, unit kerja, rumah sakit maupun BUMD agar tidak menggelar open house sebagaimana lazimnya digelar setiap usai lebaran. Ini demi memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19,” katanya.

  2. 2. Menerapkan protokol kesehatan bila tetap melakukan silaturahmi ke tetangga

    Pelantikan Pj Wali Kota Makassar di Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (13/5). Humas Pemprov Sulsel
    Pelantikan Pj Wali Kota Makassar di Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (13/5). Humas Pemprov Sulsel

    Namun bagi warga Kota Makassar yang hendak melakukan silturahmi dengan sesama tetangga, Yusran mengingatkan agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari berjabat tangan secara langsung. 

    “Silaturahmi bisa juga dilakukan secara virtual” lanjutnya.

  3. 3. Dibutuhkan dukungan seluruh pihak untuk memutus mata rantai penularan COVID-19

    Pj Wali Kota Makassar Yusran Yusuf bersama jajaran TNI-Polri saat memantau tes cepat massal. IDN Times/Pemkot Makassar
    Pj Wali Kota Makassar Yusran Yusuf bersama jajaran TNI-Polri saat memantau tes cepat massal. IDN Times/Pemkot Makassar

    Dalam surat imbauan yang ditandatangani Yusran Yusuf pada tanggal 20 Mei itu, dijelaskan bahwa saat ini Pemkot Makassar memerlukan percepatan penanganan pencegahan secara serius dengan dukungan semua pihak untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

    "Sehingga sangat diharapkan Kota Makassar dalam waktu tidak terlalu lama dapat terbebas dari virus tersebut," kata Yusran.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More