Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Limbah Ternak di Sinjai Diolah Jadi Biogas, Program PLN Raih Penghargaan

Kota Makassar
3 min read
Limbah Ternak di Sinjai Diolah Jadi Biogas, Program PLN Raih Penghargaan
Program Kampung Energi Mandiri Saukang dikembangkan PLN bersama Yayasan Peduli Bangsa (YPB) Sinjai, pemerintah setempat, dan masyarakat. (Dok. Istimewa)
  • PLN UID Sulselrabar mengembangkan Kampung Energi Mandiri Saukang di Sinjai, mengolah limbah ternak melalui digester 12 meter kubik untuk menyalurkan biogas ke 10 rumah tangga.

  • Program yang melibatkan YPB Sinjai, pemerintah, dan warga ini mengintegrasikan peternakan, energi, serta pertanian; masyarakat mendapat pelatihan pengoperasian instalasi dan menghasilkan pupuk organik.

  • Kampung Energi Mandiri Saukang meraih penghargaan Silver CSR dan PDB Awards 2026 dari Kementerian Desa PDT dan ISSF atas kontribusinya bagi pembangunan perdesaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Limbah ternak di Dusun Bakae, Desa Saukang, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), diolah menjadi biogas untuk kebutuhan energi rumah tangga. Program Kampung Energi Mandiri Saukang yang dikembangkan PLN UID Sulselrabar tersebut kini telah terhubung dengan 10 rumah tangga.

Pemanfaatan limbah ternak itu dilakukan melalui satu unit digester biogas berkapasitas 12 meter kubik dan kandang sapi komunal. Selain menghasilkan biogas untuk kebutuhan memasak, pengolahan limbah juga menghasilkan pupuk organik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

  1. 1. Limbah ternak diolah menjadi sumber energi

    Program Kampung Energi Mandiri Saukang dikembangkan PLN bersama Yayasan Peduli Bangsa (YPB) Sinjai, pemerintah setempat, dan masyarakat. (Do
    Program Kampung Energi Mandiri Saukang dikembangkan PLN bersama Yayasan Peduli Bangsa (YPB) Sinjai, pemerintah setempat, dan masyarakat. (Dok. Istimewa)

    Program Kampung Energi Mandiri Saukang dikembangkan PLN bersama Yayasan Peduli Bangsa (YPB) Sinjai, pemerintah setempat, dan masyarakat. Program tersebut mengintegrasikan sektor peternakan, energi, dan pertanian dengan memanfaatkan limbah ternak yang sebelumnya belum digunakan secara optimal.

    PLN juga membangun jaringan biogas yang mengalirkan hasil pengolahan limbah ke 10 rumah tangga. Infrastruktur tersebut dilengkapi pelatihan dan pendampingan agar masyarakat dapat mengoperasikan serta memelihara instalasi secara berkelanjutan.

  2. 2. Biogas sekaligus menghasilkan pupuk organik

    Program Kampung Energi Mandiri Saukang meraih penghargaan Silver dalam ajang CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2026. (Dok
    Program Kampung Energi Mandiri Saukang meraih penghargaan Silver dalam ajang CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2026. (Dok. Istimewa)

    Pemanfaatan limbah ternak dalam program ini menggunakan pendekatan ekonomi sirkular. Limbah dari aktivitas peternakan tidak hanya diolah menjadi sumber energi, tetapi juga dimanfaatkan kembali sebagai pupuk organik.

    General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah mengatakan program tersebut dikembangkan dengan memanfaatkan potensi yang tersedia di sekitar masyarakat. Menurutnya, pengolahan limbah ternak dapat memberikan manfaat untuk kebutuhan energi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga.

    “Melalui Kampung Energi Mandiri Saukang, PLN mendukung masyarakat mengolah potensi yang tersedia di sekitarnya menjadi sumber energi bersih dan peluang ekonomi. Limbah ternak yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal kini dapat digunakan untuk kebutuhan memasak, sementara hasil pengolahannya dimanfaatkan menjadi pupuk organik,” kata Edyansyah.

    Ia mengatakan penghargaan yang diterima program tersebut menjadi motivasi bagi PLN untuk memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya desa.

  3. 3. Raih Silver CSR dan PDB Awards 2026

    General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menunjukkan trofi Silver CSR dan PDB Awards 2026 yang diraih melalui program Kampung Energi
    General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menunjukkan trofi Silver CSR dan PDB Awards 2026 yang diraih melalui program Kampung Energi Mandiri Saukang. (Dok. Istimewa)

    Program Kampung Energi Mandiri Saukang meraih penghargaan Silver dalam ajang CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bersama Indonesia Social Sustainability Forum (ISSF).

    Penganugerahan digelar di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Jakarta Selatan, pada Senin (28/9/2026). Dalam ajang tersebut, sebanyak 61 perusahaan dengan 74 program mendapatkan penghargaan atas kontribusi terhadap pembangunan perdesaan di bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan.

    Melalui penghargaan tersebut, PLN UID Sulselrabar menyatakan akan terus mengembangkan program TJSL yang memanfaatkan potensi lokal. Kampung Energi Mandiri Saukang menjadi salah satu program yang menggabungkan pemanfaatan energi bersih, pengelolaan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More