Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hujan Lebat Disertai Pasang Tinggi, Danny Imbau Warga Siaga Banjir

Hujan Lebat Disertai Pasang Tinggi, Danny Imbau Warga Siaga Banjir
Ilustrasi Seorang pengendara melewati jalan saat hujan (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Share Article

Makassar, IDN Times - Hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur Kota Makassar sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya, sejumlah wilayah mulai tergenang, meskipun belum ada laporan kerusakan parah atau korban terdampak.

Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan lebat masih akan terjadi hingga Sabtu malam (21/12/2024) malam hari disertai potensi pasang laut setinggi 1,2 meter pada pukul 19.00 WITA. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto kembali, mengimbau seluruh masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tetap siaga menghadapi ancaman banjir

“Saya imbau seluruh OPD dan warga untuk terus siaga.  Kita harus hati-hati. Karena makin hari makin pasang laut. Curah hujan sangat tinggi,” kata Danny dalam siaran persnya, Sabtu.

1. Tim BPBD diturunkan ke sejumlah titik rawan banjir

Tim BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Jalan Kotipa XV, Makassar, Sabtu (21/12/2024). (Dok. BPBD Makassar)
Tim BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Jalan Kotipa XV, Makassar, Sabtu (21/12/2024). (Dok. BPBD Makassar)

Sebagai langkah antisipasi, Danny menyatakan bahwa tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar telah diturunkan ke sejumlah titik rawan banjir untuk memantau kondisi dan membantu evakuasi jika diperlukan. Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) juga membuka layanan pengaduan pengerukan drainase yang tersumbat.

“BPBD anggotanya sudah turun semua. OPD terkait seperti PU buka layanan untuk pengerukan drainase/kanal yang tersumbat jadi warga bisa langsung melapor ke PU 0811400866 dan bisa menghubungi layanan kedaruratan makassar di 112,” kata Danny. 

2. Danny ingatkan warga mengamankan barang berharga

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. (IDN Times/Asrhawi Muin)
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. (IDN Times/Asrhawi Muin)

Dia juga menekankan pentingnya mitigasi bencana dengan mengedepankan koordinasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait. Dia pun mengingatkan warga untuk mengamankan barang berharga, mematikan listrik jika air mulai naik, dan melarang anak-anak bermain di luar rumah.

"Koordinasi, komunikasi dan akumulasi semua kekuatan kita dan mempersiapkan masyarakat menghadapi bencana itulah kuncinya. Waspada kelistrikan, anak-anak ta jangan dibiarkan main di luar dan amankan barang berharga,” katanya.

3. Sebanyak 355 warga mengungsi karena banjir

Tim BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Jalan Kotipa XV, Makassar, Sabtu (21/12/2024). (Dok. BPBD Makassar)
Tim BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Jalan Kotipa XV, Makassar, Sabtu (21/12/2024). (Dok. BPBD Makassar)

Berdasarkan laporan terbaru dari Tim Tanggap Darurat BPBD Tamalanrea, ketinggian air di Sungai Tello telah mencapai 4 meter dari dasar sungai. Ketinggian ini meningkat 50 cm dari pantauan sebelumnya. 

Beberapa jalan seperti Jalan Haji Sulaimana dan akses menuju Dermaga Bung mulai tergenang air setinggi 20-30 cm. Namun masih dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat.

Hingga saat ini, laporan jumlah pengungsi berdasarkan data terakhir dari Tim Kaji Cepat BPBD Kota Makassar mencapai 355 jiwa yang tersebar di 10 titik pengungsian. Pengungsi tercatat di dua kecamatan yakni Manggala sebanyak 132 jiwa dan Biringkanayya sebanyak 223 jiwa.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ashrawi Muin
Aan Pranata
Ashrawi Muin
EditorAshrawi Muin

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Kronologi Wisatawan Hilang usai Jatuh di Laut Apparalang Bulukumba

07 Jun 2026, 23:31 WIBNews