Gempa di Kepulauan Talaud Sebabkan Rumah Warga hingga RSUD Rusak

- Kerusakan masih didata, kebanyakan ringan
- Warga sudah tidur saat gempa terjadi
- Tak ada yang mengungsi, situasi aman
Manado, IDN Times - Gempa Magnitudo 7,1 meninggalkan sejumlah kerusakan di Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Gempa tersebut berpusat di 40 km tenggara Melonguane dengan kedalaman 14 km.
Sekretaris Daerah Talaud, Yohanis BK Kamagi, menyebut bahwa beberapa rumah terdampak dalam peristiwa ini. Selain itu, listrik sempat padam saat gempa.
"Beberapa rumah warga dan bangunan pemerintah seperti RSUD Mala terdampak," ujarnya, Minggu (11/1/2026).
1. Kerusakan masih didata

Kebanyakan bangunan hanya mengalami rusak ringan. Hanya ada 1 rumah warga yang rusak sedang berupa tembok yang runtuh, yaitu di Desa Kiama, Kecamatan Melonguane.
Hingga saat ini, Pemkab Talaud masih belum mendapatkan jumlah pasti kerusakan dan kerugian akibat peristiwa tersebut. Meski begitu, tak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.
Aktivitas warga pun tetap normal. "Kami masih menginventarisasi total kerugian akibat gempa," tambah Yohanis.
2. Warga sudah tidur

Seorang warga Melonguane, Selviany Talu, mengaku sudah tidur saat kejadian. Namun, ia dan keluarga terbangun akibat getaran kuat.
"Kami langsung terbangun dan lari keluar rumah," ucapnya.
Ia membenarkan bahwa listrik angsung padam saat gempa. Beruntung tak ada kurasakan maupun korban di sekitar Selvi.
3. Tak ada yang mengungsi

Selvi dan keluarga sempat menunggu di luar rumah hingga situasi benar-benar aman. Ia juga terus memantau jika muncul peringatan dini tsunami.
Selain itu, masyarakat juga tidak ada yang mengungsi. "Tapi tidak ada. Jadi aman-aman saja," tambahnya.
Selvi mengaku syok dengan peristiwa ini. Selama tinggal di Melonguane, Selvi baru merasakan gempa yang cukup kuat sekali ini.


















