Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dua Pria Duel Senjata Tajam di Depan Unhas Makassar

Dua Pria Duel Senjata Tajam di Depan Unhas Makassar
IKS saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo. (Dok. Istimewa)
Intinya Sih
  • Aksi perkelahian dua pemuda di Makassar, luka parah karena sabetan dan tusukan senjata tajam.
  • IKS dirawat di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, MLN dirawat di RS Unhas.
  • Peristiwa berdarah ini diduga akibat kesalahpahaman, motif cemburu masih diselidiki polisi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times - Aksi perkelahian yang melibatkan dua pemuda terjadi di Jalan Politeknik Pintu Nol Universitas Hasanuddin, Senin (24/06/2024) sekitar Pukul 15.30 WITA.

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Muhammad Yusuf menerangkan, aksi duel ini menjadi perhatian warga sekitar. “Begitu kami terima laporan. Anggota langsung ke lokasi untuk mengamankan mereka,” kata Yusuf dalam keterangan yang diterima, Selasa (25/06/2024).

1. Dua pemuda luka-luka

Ilustrasi badik, senjata tradisional Sulawesi Selatan. (Instagram.com/ogipusaka)
Ilustrasi badik, senjata tradisional Sulawesi Selatan. (Instagram.com/ogipusaka)

Yusuf menjelaskan, dua pemuda yang bertikai itu sama-sama terluka parah karena sabetan dan tusukan senjata tajam. Mereka yang bertikai masing-masing berinisial MLN dan IKS.

IKS mengalami luka tusukan dibagian pinggang sebelah kiri, paha atas sebelah kanan, dan luka tusukan dibagian dada sebelah kiri. Saat ini, IKS masih dirawat di Rumah Sakit Rumah Sakit wahidin Sudirohusodo.

Sedangkan MLN, lanjur Yusuf  mengalami luka robek di dahi sebelah kiri, luka robek di bawah kelopak mata sebelah kiri, luka robek bibir atas, luka robek di dagu dan luka robek di siku sebelah kiri. “Kalau dia dirawat di RS Unhas,” ucapnya.

2. Dilatarbelakangi kesalahpahaman

Ilustrasi perkelahian (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi perkelahian (IDN Times/Sukma Shakti)

Mantan Kapolsek Rappocini itu mengatakan, berdasarkan informasi dari saksi perempuan berinisial VN yang saat kejadian bersama IKS disebutkan, peristiwa berdarah ini ditengarai adanya kesalahpahaman.

Saat itu VN berboncengan dengan IKS untuk mengambil charger handphone ke kosannya. "Setelah VN kembali, IKS menyampaikan, ia berduel badik oleh MLN, baru disuruh menunggu,” sebut Yusuf.

Tidak berselang lama, MLN pun tiba dengan membawa senjata tajam jenis badik berlari menuju IKS. “Yang satu pergi mengambil parang di salah satu toko di sekitar TKP. Dipinjam. Di situlah terjadi saling tikam,” ungkap Yusuf.

3. Motif masih didalami polisi

ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat)
ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat)

Yusuf belum mau sesumbar mengenai motif awal terjadinya pertikaian tersebut. “Tidak bisa saya bilang ini cemburu atau bagaimana karena masing-masing pihak masih menjalani perawatan. Belum kita mintai keterangan lagi. Tetapi ada kemungkinan begitu,” ujarnya.

Namun, kata Yusuf pihaknya akan Pasal 351 ayat (2) KUHPidana tentang perbuatan yang melibatkan luka berat. “Sangkaan pasalnya kita split. Jadi sama-sama statusnya pelaku,” tutupnya.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Faisal Mustafa
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More