Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Demo di Unhas Berakhir Ricuh, Dua Mahasiswa Jadi Korban Pengeroyokan

Kota Makassar
2 min read
Demo di Unhas Berakhir Ricuh, Dua Mahasiswa Jadi Korban Pengeroyokan
Dua mahasiswa dikeroyok di area Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Kamis (22/10/2026) malam. (Dok. Istimewa)
  • Dua mahasiswa diduga dikeroyok petugas keamanan kampus dan pria berpakaian sipil di Gedung PKM Unhas, Makassar, setelah demonstrasi berujung ricuh.
  • Menurut Unhas, kericuhan bermula saat massa diminta bubar dan diduga menyerang seorang petugas keamanan kampus, yang kemudian memicu kedatangan keluarganya.
  • Selain dugaan pengeroyokan, seorang mahasiswa dilaporkan ditangkap dan sepeda listrik kampus dibakar; identitas korban serta penanganan insiden belum diketahui.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Dua mahasiswa dikeroyok petugas keamanan kampus dan sejumlah pria berpakaian sipil di area Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Kamis (22/10/2026) malam. Dalam video berdurasi delapan detik yang beredar, sejumlah orang terlihat memukul korban menggunakan tangan dan helm. Salah seorang mahasiswa bahkan tampak ditendang di bagian kepala.

Insiden tersebut diduga terjadi setelah aksi demonstrasi memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berujung ricuh. Selain dua mahasiswa yang diduga dikeroyok, seorang mahasiswa dilaporkan ditangkap dan satu unit sepeda listrik milik kampus dibakar.

  1. 1. Kericuhan bermula saat massa diminta bubar

    Unjuk rasa mahasiswa di pintu 1 Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dalam momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran berujung ricuh,
    Unjuk rasa mahasiswa di pintu 1 Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dalam momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran berujung ricuh, Kamis (22/10/2026) malam. Dok. Istimewa

    Kepala Subdirektorat Humas dan Dokumentasi Direktorat Komunikasi Sekretariat Rektor Unhas, Ishaq Rahman, mengatakan kericuhan bermula ketika petugas keamanan kampus berupaya membubarkan kelompok massa yang terlibat dalam demonstrasi. Namun, upaya tersebut disebut mendapat perlawanan dari massa aksi.

    “Ketika kelompok massa ini akan diminta membubarkan diri, mereka menyerang balik petugas keamanan kampus,” kata Ishaq.

    Menurut Ishaq, salah seorang petugas keamanan kampus kemudian diduga dianiaya oleh kelompok massa tersebut. Petugas itu diketahui tinggal di Kampung Kera-kera, kawasan yang berada di sekitar kampus Unhas.

  2. 2. Keluarga petugas keamanan mendatangi kampus

    Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Sulawesi Selatan. IDN Times/Darsil Yahya
    Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Sulawesi Selatan. IDN Times/Darsil Yahya

    Ishaq menjelaskan, kabar mengenai dugaan penganiayaan terhadap petugas keamanan itu kemudian sampai kepada keluarganya. Mereka selanjutnya beramai-ramai mendatangi kampus untuk mencari orang yang diduga menganiaya kerabat mereka.

    “Keluarganya yang mendengar petugas ini dianiaya oleh massa, ramai-ramai datang ke kampus untuk mencari pelaku,” ujarnya.

    Kelompok massa yang dicari kemudian disebut melarikan diri ke dalam area kampus, termasuk ke sekitar Gedung PKM. Di lokasi inilah dugaan pengeroyokan terhadap dua mahasiswa terjadi, sebagaimana terlihat dalam video yang beredar.

  3. 3. Unhas sebut para pelaku merupakan keluarga sekuriti

    Ilustrasi pengeroyokan (IDN Times/Aditya Pratama)
    Ilustrasi pengeroyokan (IDN Times/Aditya Pratama)

    Ishaq menegaskan, orang-orang yang datang ke kampus bukan kelompok preman, melainkan keluarga petugas keamanan yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh massa demonstrasi. Ia menyampaikan penjelasan tersebut untuk meluruskan identitas kelompok yang terlibat dalam kericuhan.

    “Jadi ini bukan preman, tapi keluarga dari petugas keamanan kampus yang dianiaya oleh massa,” tegasnya.

    Kericuhan tersebut merupakan buntut aksi demonstrasi memperingati dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran yang berlangsung di sekitar Pintu Satu Unhas, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan kritik terhadap jalannya pemerintahan.

    Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas dua mahasiswa yang diduga menjadi korban pengeroyokan maupun perkembangan penanganan insiden tersebut.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More