Makassar, IDN Times - Menjelang peringatan Hari Buruh, kondisi kesejahteraan buruh di Sulawesi Selatan dinilai masih jauh dari harapan. Sejumlah persoalan ketenagakerjaan disebut terus membayangi pekerja, mulai dari gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga minimnya perlindungan hak dasar.
Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Sulsel, Andi Malanti, menyebut dalam beberapa tahun terakhir kesejahteraan buruh justru mengalami penurunan. Kondisi tersebut dirasakan di berbagai sektor, terutama dalam setahun terakhir.
"Sembilan puluh sekian persen sejak Jokowi hingga saat ini, itu peningkatan kesejahteraan buruh itu sangat turun drastis. Apalagi pada tahun terakhir ini," kata Andi Malanti, Selasa (28/4/2026).
