Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

BPBD Makassar Salurkan Air Bersih ke 23 Titik di 5 Kecamatan

Kota Makassar
BPBD Makassar Salurkan Air Bersih ke 23 Titik di 5 Kecamatan
Petugas menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di salah satu wilayah Kota Makassar, Sabtu (22/8/2026). (Dok. BPBD Makassar)
  • BPBD Makassar menyalurkan air bersih dengan mobil tangki ke 23 titik di Biringkanaya, Tamalanrea, Ujung Tanah, Tallo, dan Panakkukang pada 22 Agustus 2026.
  • Bantuan ditujukan bagi warga terdampak kekeringan dan berkurangnya air bersih; seluruh kecamatan selain Sangkarrang dapat mengajukan permintaan yang akan diverifikasi melalui asesmen.
  • Penanganan kekeringan berlanjut berdasarkan asesmen dan laporan warga, melibatkan BPBD, Damkar, PMI, Dinas Lingkungan Hidup, kecamatan, serta Komando Bencana Kekeringan Kota Makassar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menyalurkan bantuan air bersih ke 23 titik yang tersebar di lima kecamatan, Sabtu (22/8/2026). Distribusi tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau dan menurunnya ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan penyaluran air bersih langsung menggunakan mobil tangki. Bantuan tersebut menyasar lokasi yang telah melalui proses asesmen.

"Penyaluran air bersih ini bentuk kepedulian Pemerintah Kota, sesuai arahan Bapak Wali Kota, kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Hari ini ada 23 titik yang kita distribusikan langsung," kata Fadli.

  1. 1. Air bersih disalurkan ke lima kecamatan

    IMG-20260822-WA0397.jpg
    Petugas BPBD Kota Makassar menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di salah satu wilayah Kota Makassar, Sabtu (22/8/2026). (Dok. BPBD Makassar)

    Lima kecamatan yang menjadi sasaran distribusi tersebut yakni Biringkanaya, Tamalanrea, Ujung Tanah, Tallo, dan Panakkukang. Menurut Fadli, distribusi air merupakan respons cepat Pemkot Makassar untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama kondisi kekeringan.

    "Untuk kebutuhan mendasar kehidupan manusia itu adalah air bersih. Jadi hari ini kita buka kembali penyaluran air bersih untuk masyarakat," katanya.

  2. 2. Distribusi dibuka untuk seluruh kecamatan

    IMG-20260822-WA0250.jpg
    Petugas menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di salah satu wilayah Kota Makassar, Sabtu (22/8/2026). (Dok. BPBD Makassar)

    Meski distribusi tahap awal menyasar lima kecamatan, BPBD memastikan bantuan air bersih tidak hanya diperuntukkan bagi wilayah yang masuk dalam enam kecamatan prioritas hasil asesmen. Berdasarkan kajian BPBD, enam kecamatan yang terdampak langsung secara sistemik yakni Tallo, Ujung Tanah, Panakkukang, Tamalanrea, Biringkanaya, dan Manggala.

    Namun, masyarakat di kecamatan lain tetap dapat mengajukan permintaan bantuan apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Distribusi dibuka untuk seluruh kecamatan di Kota Makassar, kecuali Kecamatan Sangkarrang.

    "Penyaluran air bersih, ini kami akan distribusi untuk semua kecamatan di seluruh Kota Makassar, kecuali Kecamatan Sangkarrang. Tetapi berdasarkan analisis asesmen BPBD, ada enam kecamatan yang terdampak langsung secara sistemik," kata Fadli.

    BPBD mengimbau warga yang mengalami kekurangan air untuk segera melapor kepada petugas. Laporan tersebut akan ditindaklanjuti melalui asesmen untuk menentukan kebutuhan bantuan.

  3. 3. Penanganan melibatkan lintas sektor

    IMG-20260822-WA0501.jpg
    Petugas menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di salah satu wilayah Kota Makassar, Sabtu (22/8/2026). (Dok. BPBD Makassar)

    BPBD memastikan distribusi air akan terus berlanjut berdasarkan hasil asesmen dan laporan masyarakat. Penanganan kekeringan juga melibatkan sejumlah perangkat daerah dan stakeholder, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, PMI, Dinas Lingkungan Hidup, serta unsur kecamatan.

    "Ini bukan hanya BPBD yang bergerak. Ini Pemerintah Kota Makassar. Ada aktivasi Komando Bencana Kekeringan dan Tanggap Darurat Bencana Kekeringan Kota Makassar," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More