Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cerita Warga Manado Disebut Namanya Oleh Prabowo saat Upacara HUT RI

Kota Makassar
Cerita Warga Manado Disebut Namanya Oleh Prabowo saat Upacara HUT RI
Penerima BSPS asal Manado, Thelma Humena, ketika diwawancarai di rumahnya di Jalan Cendrawasih, Lingkungan 2 Kelurahan Malendeng, Kecamatan Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (21/8/2026). IDNTimes/Savi
  • Thelma Humena, tukang ojek panggilan di Manado, menerima BSPS senilai Rp20 juta untuk merenovasi rumah tripleksnya yang nyaris roboh.

  • Setelah lolos program melalui usulan kepala lingkungan, Thelma diundang ke Jakarta dengan seluruh akomodasi ditanggung pemerintah.

  • Thelma juga mengikuti upacara penurunan bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka bersama tujuh penerima bantuan lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Manado, IDN Times - Thelma Humena menjadi salah satu warga di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, yang mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Keberuntungannya tak berhenti sampai di situ.

Ia bahkan diundang ke rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI pada Jumat, 14 Agustus 2026 dan menghadiri upacara penurunan bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka pada Senin, 17 Agustus 2026. BSPS di masa kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto, dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, sendiri mirip dengan bedah rumah.

Setiap penerimanya mendapatkan Rp 20.000.000 mencakup biaya bahan dan tukang. "Awalnya pala (kepala lingkungan) yang memasukkan nama saya ke program BSPS dan ternyata lolos," ujarnya, Jumat (21/8/2026).

  1. 1. Rumah sebelumnya hanya tripleks

    Tempat jualan bensin eceran milik Thelma Humena, penerima BSPS, di Manado pada Jumat, 21 Agustus 2026.
    Tempat jualan bensin eceran penerima BSPS di Manado, Thelma Humena, Jumat (21/8/2026). IDNTimes/Savi

    Thelma yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang ojek panggilan mengaku terharu ketika tahu namanya lolos mendapat bantuan. Ia mengaku rumah sebelumnya hanya terbuat dari tripleks dan nyaris roboh.

    Untuk merenovasi pun Thelma tak mampu karena sang suami juga hanya bekerja serabutan. Terakhir suaminya, Faisal Ma'ruf, hanya berjualan bensin eceran di depan rumah mereka di Jalan Cendrawasih, Lingkungan II Kelurahan Malendeng, Kecamatan Tikala, Kota Manado.

    Namun kini Faisal harus berhenti jualan sementara karena sedang membangun rumah. "Tentu sangat membantu karena kami hanya tinggal memikirkan kebutuhan lain. Alhamdulillah masih bisa ditangani," tuturnya. 

  2. 2. Kaget diminta ke Jakarta

    Thelma Humena, penerima BSPS asal Manado, mengikuti rapat paripurna menjelang HUT ke-81 RI di Gedung MPR/DPR/DPD Jakarta.
    Penerima BSPS asal Manado, Thelma Humena, saat mengikuti rapat paripurna menjelang HUT ke-81 RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta. Dok. Pribadi

    Di tengah kesibukan merenovasi rumah, Thelma tiba-tiba mendapat kabar bahwa dirinya adalah kandidat pertama penerima BSPS yang akan diundang ke Jakarta. Ia mengaku kaget dan bingung lantaran tak memiliki biaya.

    Namun, semua akomodasi ditanggung oleh pemerintah pusat sehingga Thelma hanya membawa kebutuhan pribadi. Bahkan, pakaian adat Kabasaran yang ia kenakan sudah disediakan oleh Sekretariat Negara (Setneg).

    Saat namanya dipanggil Prabowo di rapat paripurna, Thelma mengaku sempat membeku. "Seperti hilang nyawa. Saya hanya bisa dadah-dadah dan bilang 'pak presiden, kita satu kampung," jelasnya sambil tertawa.

  3. 3. Dapat kenalan baru

    Thelma Humena dari Manado bersama penerima BSPS lain mengikuti upacara penurunan bendera di Istana Merdeka.
    Penerima BSPS asal Manado, Thelma Humena (kiri), bersama penerima bantuan lainnya saat mengikuti upacara penurunan bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026). Dok. Pribadi

    Thelma pun tak menyangka diberi kesempatan mengikuti upacara penurunan bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka. Ia menyebut upacara dan hiburannya sangat meriah.

    Selain itu, ia juga senang mendapat kenalan baru sesama penerima bantuan pemerintah. Total ada 8 penerima bantuan yang mengikuti acara tersebut.

    "Tentu ya tidak menyangka saya rakyat biasa bisa mendapatkan kesempatan tersebut. Harapannya semoga tidak hanya saya yang bisa merasakan hal ini," tutur Thelma.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More