194 Kebakaran Terjadi di Makassar per Agustus 2026, 4 Orang Meninggal

- Damkarmat Makassar mencatat 194 kebakaran pada Januari hingga 21 Agustus 2026. Juli mencatat kasus tertinggi, 47 kejadian, disusul Agustus 44 kejadian.
- Kebakaran menewaskan empat orang, melukai enam orang, dan berdampak pada 451 jiwa. Total area terbakar mencapai 12.928 meter persegi.
- Kerugian material ditaksir Rp11,006 miliar. Penyebab terbanyak belum diketahui, sementara rumah tinggal menjadi objek yang paling sering terdampak.
Makassar, IDN Times - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar mencatat 194 peristiwa kebakaran terjadi sepanjang Januari hingga 21 Agustus 2026. Dari ratusan kejadian tersebut, empat orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.
Kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Makassar itu juga berdampak terhadap 451 jiwa. Selain korban jiwa, total kerugian material akibat kebakaran sepanjang periode tersebut ditaksir mencapai Rp11,006 miliar.
1. Kasus kebakaran terbanyak di bulan Juli

Ilustrasi kebakaran. (FOTO: IDN Times/ Agung Sedana) Kepala Bidang Operasi Damkarmat Makassar, Andi Muhammad Cakrawala, mengatakan jumlah kebakaran pada Januari hingga Agustus 2026 mencapai 194 kejadian. Juli menjadi bulan dengan jumlah kebakaran tertinggi, yakni 47 kejadian.
"Januari 17 kasus, Februari 12 kasus, Maret 10 kasus, April 18 kasus, Mei 15 kasus, Juni 31 kasus, Juli 47 kasus dan Agustus 44 kasus. Jadi jumlah kebakaran tertinggi sepanjang 2026 terjadi pada Juli dengan 47 kejadian. Disusul Agustus dengan 44 kejadian hingga 21 Agustus 2026," kata Cakrawala kepada IDN Times, Jumat (21/8/2026).
Berdasarkan data Damkarmat Makassar, penyebab kebakaran paling banyak belum diketahui, yakni 82 kasus. Sementara kebakaran akibat listrik tercatat 28 kasus, sedangkan yang disebabkan tabung gas dan kompor sebanyak 14 kasus.
Dari sisi objek yang terbakar, rumah tinggal menjadi yang paling banyak terdampak dengan 199 objek. Selanjutnya sampah dan alang-alang sebanyak 115 objek, kendaraan 27 objek, toko atau kios 19 objek, gudang tujuh objek, sekolah enam objek, industri atau perusahaan tiga objek, serta hotel satu objek.
2. Empat orang meninggal, 451 jiwa terdampak

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia) Ratusan kejadian kebakaran tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan bangunan dan kerugian material. Damkarmat Makassar mencatat empat orang meninggal dunia dan enam orang mengalami luka-luka akibat berbagai peristiwa kebakaran tersebut.
Sebanyak 451 jiwa juga tercatat terdampak kebakaran sepanjang Januari hingga 21 Agustus 2026. Total luas area yang terbakar mencapai 12.928 meter persegi.
"Berbagai peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Total luas area yang terbakar tercatat mencapai 12.928 meter persegi," jelas Cakrawala.
3. Kerugian akibat kebakaran mencapai Rp11 miliar

Ilustrasi pemadam kebakaran (pexels.com/Oscar Sánchez) Selain korban jiwa dan warga terdampak, kebakaran di Makassar juga menimbulkan kerugian material yang cukup besar. Damkarmat Makassar memperkirakan total kerugian mencapai sekitar Rp11,006 miliar.
Tingginya jumlah kebakaran tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing. Warga diimbau memastikan sumber api, penggunaan kompor dan tabung gas, serta instalasi listrik dalam kondisi aman.
Damkarmat juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi pemicu kebakaran, terutama yang berkaitan dengan listrik dan aktivitas memasak. Kewaspadaan sejak awal dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan korban.


















