Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Banjir di Biringkanaya Makassar, 94 Warga Mengungsi, Ada 13 Balita

Warga mengungsi di Kantor Kelurahan Katimbang akibat banjir melanda Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sabtu (10/1/2026). (Dok. BPBD Makassar).
Warga mengungsi di Kantor Kelurahan Katimbang akibat banjir melanda Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sabtu (10/1/2026). (Dok. BPBD Makassar).
Intinya sih...
  • 94 warga mengungsi akibat banjir di Kecamatan Biringkanaya Makassar.
  • Tidak ada ibu hamil, lansia, bayi, atau penyandang disabilitas dalam data sementara pengungsian.
  • Akses jalan masih dapat dilalui kendaraan, BPBD Makassar bersiaga 24 jam untuk mengantisipasi perkembangan situasi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan mencatat sekitar 94 jiwa yang mengungsi akibat banjir melanda Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya pada Sabtu (10/1/2026) malam.

Para pengungsi berada di tiga lokasi, pertama di Kantor lurah Katimbang ada 17 KK dan 63 jiwa dengan rincian 21 laki-laki dewasa, 21 perempuan dewasa, 6 anak laki-laki, 5 anak perempuan, 6 balita laki-laki dan 4 balita perempuan.

1. Tidak ada ibu hamil dan lansia

Kondisi banjir di Kodam 3 RT 01, RW 06, Kelurahan Katimbang Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Minggu 11 Januari 2026 (Dok. BPBD Makassar).
Kondisi banjir di Kodam 3 RT 01, RW 06, Kelurahan Katimbang Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Minggu 11 Januari 2026 (Dok. BPBD Makassar).

Kemudian di SD Paccerakkang ada 4 KK dan 17 jiwa dengan rincian 4 laki-laki dewasa, 5 perempuan dewasa, 3 anak laki-laki, 3 anak perempuan dan 2 balita laki-laki.

Sedangkan di Masjid Nurul Ikhlas Kodam 3, ada 3 KK dan 14 jiwa diantaranya 5 laki-laki dewasa, 6 perempuan dewasa, 1 anak laki-laki, 1 anak perempuan dan 1 balita laki-laki.

"Total ada 94 jiwa yang mengungsi pada tiga lokasi pengungsian di Kecamatan Biringkanaya. Tidak terdapat bayi, lansia, ibu hamil, maupun penyandang disabilitas dalam data sementara pengungsian." ucap Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli kepada IDN Times, Minggu (11/1/2026).

2. Akses jalan masih dapat dilalui kendaraan

Warga mengungsi di Kantor Kelurahan Katimbang akibat banjir melanda Kecamatan Biringkanaya, Sabtu (11/1/2026) (Dok. BPBD Makassar).
Warga mengungsi di Kantor Kelurahan Katimbang akibat banjir melanda Kecamatan Biringkanaya, Sabtu (11/1/2026) (Dok. BPBD Makassar).

Fadli mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan personel BPBD Kota Makassar di Kelurahan Katimbang, ketinggian air di lokasi tersebut berkisar antara 10 hingga 30 sentimeter.

"Meski terjadi genangan, akses jalan masih dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat sejak awal terpantau adanya potensi banjir dan luapan air. Pemantauan dilakukan langsung oleh Personel Regu 1 Posko Mulia Tamalanrea, yang sejak awal telah bersiaga dan memonitor perkembangan situasi di lapangan.

“Kami melakukan pemantauan langsung di titik rawan sejak malam hari. Prinsip kami jelas, masyarakat tidak menunggu lama. Begitu ada potensi membahayakan, kami hadir untuk memastikan keselamatan warga, melakukan pendataan, dan memastikan kondisi tetap terkendali,” kata Fadli.

3. BPBD Makassar bersiaga 24 jam

Warga mengungsi di Kantor Kelurahan Katimbang akibat banjir melanda Kecamatan Biringkanaya, Sabtu (11/1/2026) (Dok. BPBD Makassar).
Warga mengungsi di Kantor Kelurahan Katimbang akibat banjir melanda Kecamatan Biringkanaya, Sabtu (11/1/2026) (Dok. BPBD Makassar).

BPBD Kota Makassar mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah rawan banjir, untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan segera melapor apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya.

"BPBD akan terus bersiaga 24 jam dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mengantisipasi kemungkinan perkembangan situasi," tandas Fadli.

Sementara itu, Camat Biringkanaya Juliaman menyampaikan bahwa pihaknya bersama kelurahan telah melakukan langkah cepat dalam menyiapkan lokasi pengungsian bagi warga yang terdampak banjir.

"Khusus di Kelurahan Katimbang 94 jiwa dari tiga lokasi pengungsian (Kantor Lurah Katimbang, SD Paccerakkang dan Masjid Nurul Ikhlas Kodam 3). Untuk Kelurahan Paccerakkang, sementara di lakukan pendataan (pengungsi)," ujarnya.

Juliaman menambahakan pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD dan Kampung Siaga Bencana (KSB) untuk memastikan warga yang mengungsi mendapatkan pelayanan yang layak dan situasi tetap kondusif

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Pria di Luwu Dua Kali Curi Kotak Amal Masjid Gegara Kecanduan Judol

11 Jan 2026, 14:56 WIBNews