Comscore Tracker

Jelang Ramadan, Masjid di Makassar Disemprot Disinfektan

Sebanyak 14 masjid disemprot dalam sehari

Makassar, IDN Times - Jelang Ramadan, Pemerintah Kota Makassar menyemprotkan disinfektan ke masjid-masjid. Pemkot mencatat ada 1.700 masjid di 15 kecamatan yang akan disterilkan untuk mencegah penularan virus corona.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto menuturkan, tujuan penyemprotan itu untuk memastikan semua masjid steril sebelum digunakan beribadah, khususnya pada bulan Ramadan.

“Jadi kita gunakan 2/3 kekuatan pasukan Damkar (Pemadam Kebakaran) dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) untuk mensterilkan masjid. Bagian di dalam itu tugasnya BPBD membersihkan dengan disinfektan, dan bagian di luar ada Damkar,” ucap Danny, saat pelepasan tim penyemprotan disinfektan di Kantor Disdamkar Kota Makassar, Kamis (8/4/2021).

Baca Juga: Masjid Al-Markaz Makassar Batasi Aktivitas Sepanjang Bulan Ramadan 

1. Sebagai upaya pemutusan rantai COVID-19 di masjid

Jelang Ramadan, Masjid di Makassar Disemprot DisinfektanLantai masjid Al Markaz Al Islami Makassar dibersihkan untuk mencegah penyebaran COVID-19, Sabtu (14/3). IDN Times/Asrhawi Muin

Danny mengungkapkan, penyemprotan disinfektan untuk masjid ini merupakan salah satu program dalam Makassar Recover, yakni upaya pemutusan COVID-19. 

Kegiatan itu, kata dia, sesuai dengan tagline yang diusung yaitu Makassar Sehat, Makassar Pulih, Makassar Selamat.

"Ini langkah-langkah yang kita tempuh. Apalagi kita mau menyambut bulan suci ramadan. Kita mau para jeamaah yang di masjid tetap terjaga dari ancaman virus,” ucapnya.

2. Sebanyak 14 masjid dibersihkan dalam sehari

Jelang Ramadan, Masjid di Makassar Disemprot DisinfektanIlustrasi masjid

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Makassar, Hasanuddin, menyebutkan ada 42 personil yang diturunkan setiap hari untuk untuk penyemprotan. Personel akan bertugas secara bergantian mengikuti tiga kali jadwal per hari.

Hasanuddin juga mengatakan pihaknya mulai bekerja setelah pelepasan tim penyemprotan oleh Wali Kota. Setiap hari, tim akan menyemprotkan disinfektan di 14 masjid. Setelah semua masjid selesai disemprot, penyemprotan tetap berlangsung tergantung permintaan.

3. Diutamakan bagi masjid kecil

Jelang Ramadan, Masjid di Makassar Disemprot DisinfektanMasjid Al Markaz Al Islami Makassar. IDN Times/Asrhawi Muin

Hasanuddin mengatakan, penyemprotan diutamakan bagi masjid-masjid kecil yang berada di lingkungan perumahan warga. Setelah itu, baru diberikan ke masjid-masjid besar, itu pun tergantung permintaan.

"Kalau masjid besar kan kadang, apalagi kalau di perusahaan, itu kan kadang rutin disemprot disinfektan. Jadi yang kita sasar itu di pemukiman," katanya.

Disinfektan yang digunakan berbahan deterjen karena dinilai lebih tepat untuk penyemprotan di luar ruangan. Untuk penyemprotan di dalam ruangan, disinfektan yang digunakan berbahan xilitol.

Pemilihan bahan disinfektan itu, kata Hasanuddin merupakan hasil konsultasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Bahan deterjen dinilai lebih tahan lama karena berbusa sementara bahan xilitol cocok untuk dalam ruangan.

"Agak keras memang kalau dalam ruangan. Kalau yang di luar ruangan itu dibutuhkan yang memang dalam bentuk busa. Begitu petunjuk dari IDI," katanya.

Baca Juga: Jemaat Salat Tarawih di Makassar Dipisah menurut Vaksinasi

Topic:

  • Ashrawi Muin
  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya