Foto udata kapal Pete-Pete (transportasi umum) Laut bersandar di Dermaga Tugu MNEK, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (8/6/2026). (ANTARA FOTO/Hasrul Said)
Munafri meminta seluruh standar keselamatan pelayaran dipenuhi selama operasional Pete-pete Laut berlangsung. Menurut dia, keamanan penumpang harus menjadi prioritas utama.
"Saya minta agar memperhatikan seluruh aspek pelayanan transportasi. Yang paling penting adalah aspek keamanannya. Kapal ini harus dilengkapi sarana keselamatan yang lengkap dan memadai, serta tidak boleh overload," tegasnya.
Ia juga meminta setiap penumpang mendapatkan satu jaket pelampung dan memastikan alat komunikasi kapal dapat berfungsi optimal selama perjalanan.
"Setiap penumpang harus memiliki satu life jacket. Sarana telekomunikasi kapal juga harus maksimal agar dapat berkomunikasi dengan pos-pos terdekat selama perjalanan," pesannya.
Sementara itu, Rheza menyebut kapal diawaki lima orang yang terdiri atas kapten, juru mudi, dan tiga anak buah kapal. Seluruh awak telah mengantongi sertifikat Basic Safety Training (BST), Advanced Fire Fighting (AFF), serta Security Awareness Training.
Pemkot Makassar juga membuka peluang penambahan armada di masa mendatang. Munafri menilai satu kapal belum cukup memenuhi seluruh kebutuhan transportasi masyarakat kepulauan.
"Satu kapal tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat, kita akan menghitung seluruh kebutuhan biaya dan operasional agar progres penambahan armada dapat berjalan secara berkelanjutan," ujar Munafri.