Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Usai Kebakaran, Disdik Makassar Pindah Sementara ke Kantor Disnaker

Usai Kebakaran, Disdik Makassar Pindah Sementara ke Kantor Disnaker
Kondisi kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar setelah kebakaran, Sabtu (11/1/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)
Intinya Sih
  • Operasional Dinas Pendidikan dipindahkan ke lantai 3 Kantor Disnaker setelah kebakaran
  • Kantor Disdik hanya mengalami kerusakan di area tengah gedung, sementara sayap kanan dan kiri masih utuh
  • Dinas Pendidikan menerapkan sistem kerja hybrid dengan pelayanan daring dan memprioritaskan dokumen keuangan dan perencanaan yang terdampak
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Makassar, IDN Times - Pasca kebakaran yang melanda Gedung Dinas Pendidikan Kota Makassar pada Sabtu (11/1/2025) dini hari, operasional pelayanan Dinas Pendidikan sementara dipindahkan ke lantai 3 Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Makassar. Hal ini untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan meski gedung utama masih dalam proses penyelidikan dan pemulihan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Nielma Palamba, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini hanya bisa memantau lokasi kebakaran dari kejauhan. Pasalnya, gedung masih dipasangi garis polisi oleh pihak berwenang.

"Ya, jadi sejak hari Sabtu dan sejak dilakukan police line oleh pihak yang berwajib, kami dilarang untuk mengakses, hanya bisa melihat dari jauh," kata Nielma.

1. Area yang terdampak kebakaran

Kondisi kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar setelah kebakaran, Sabtu (11/1/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)
Kondisi kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar setelah kebakaran, Sabtu (11/1/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Menurut Nielma, kebakaran hanya menghanguskan area tengah gedung, yaitu aula, ruang keuangan, dan ruang perencanaan yang berada di bawah aula. Sementara itu, sayap kanan dan kiri gedung masih utuh dan tidak terdampak.

"Kalau kita sepintas lihat kantor Dinas Pendidikan dari luar, masih kelihatan utuh. Karena memang sayap kanan, sayap kiri tidak terdampak. Yang terdampak adalah aula dengan yang di bawah aula itu adalah bagian keuangan dan perencanaan terdampak," kata Nielma.

2. Surat edaran dan sistem kerja baru

Kondisi kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar setelah kebakaran, Sabtu (11/1/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)
Kondisi kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar setelah kebakaran, Sabtu (11/1/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Untuk memastikan pelayanan tetap berjalan, Dinas Pendidikan mengeluarkan surat edaran yang mengatur sistem kerja secara hybrid yakni memadukan mode online dan offline. Sekretariat sementara dipusatkan di Kantor Disnaker dengan pembagian kerja berbasis shift.

Poin penting dalam surat edaran tersebut yaitu sistem kerja hybrid yang meminimalkan pertemuan langsung dan mengutamakan layanan daring. Kemudian, sekretariat sementara yakni operasional dipindahkan ke lantai 3 Kantor Disnaker Kota Makassar di Jalan AP Pettarani.

"Ada shift untuk semua bidang-bidang. Jadi, sebagian di lapangan, sebagian juga yang mengurus administrasi, kita kendalikan dari Disnaker," kata Nielma yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja ini.

Petugas juga diharapkan memaksimalkan pelayanan di satuan pendidikan masing-masing. Untuk absensi dan pelaporan, setiap kepala bidang diminta memastikan laporan rutin dari stafnya untuk mempermudah koordinasi.

3. Upaya pemulihan dokumen

Kondisi kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar setelah kebakaran, Sabtu (11/1/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)
Kondisi kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar setelah kebakaran, Sabtu (11/1/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Nielma menegaskan bahwa dokumen-dokumen keuangan dan perencanaan menjadi prioritas untuk diselamatkan meski sebagian besar sudah hangus terbakar. Dinas Pendidikan akan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) untuk mencari solusi atas dokumen-dokumen penting yang hilang.

Pihaknya masih mendata barang-barang dan dokumen yang terdampak. Untuk dokumen yang sangat vital, pihaknya berharap ada arsip di BPKD yang bisa dimanfaatkan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BPKD karena bagaimana pun ini sangat vital, perencanaan yang keuangan. Mungkin akan diagendakan rapat TAPD untuk mencari solusi yang tepat agar kami bisa tetap memaksimalkan pelayanan internal maupun pelayanan eksternal," kata Nielma.

Share Article
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Ashrawi Muin
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More