Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Umumkan Tiga Besar, Ini Kriteria Calon Sekda Versi Munafri-Aliyah

Umumkan Tiga Besar, Ini Kriteria Calon Sekda Versi Munafri-Aliyah
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengumumkan tiga kandidat teratas calon Sekda, Senin (28/4/2025). IDN Times/Ashrawi Muin
Intinya Sih
  • Wali Kota Makassar dan Wakil Wali Kota membeberkan kriteria pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) baru
  • Pemilihan calon Sekda tidak hanya berpatokan pada skor hasil tes, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan dan kemampuan kerja sama
  • Calon Sekda diharapkan memiliki kemampuan menyelesaikan persoalan birokrasi, membangun koordinasi yang solid antarorganisasi perangkat daerah, serta menjadi motor penggerak solusi atas tantangan-tantangan birokrasi yang dinamis
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham membeberkan kriteria khusus dalam pemilihan Sekretaris Daerah. Kriteria ini akan menjadi pertimbangan utama dalam memilih Sekda Kota Makassar yang baru.

Munafri menegaskan pemilihan calon Sekda tidak hanya berpatokan pada skor hasil tes, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan dan kemampuan kerja sama. Hal ini disampaikannya setelah mengumumkan tiga besar nama kandidat Sekda hasil seleksi terbuka, di Balai Kota, Senin (28/4/2025),

"Ya, pasti ada bagian daripada itu. Tetapi pola skoring ini akan memperlihatkan gambaran serta berapa besar kemampuan dan kapabilitas karena sudah melalui tahapan yang lebih panjang," kata Munafri.

1. Memiliki kemampuan menyelesaikan persoalan birokrasi

Balai Kota Makassar. IDN Times/Asrhawi Muin
Balai Kota Makassar. IDN Times/Asrhawi Muin

Menurut Munafri, calon Sekda yang diinginkan harus memiliki kemampuan menyelesaikan persoalan birokrasi. Selain itu, Sekda juga harus membangun koordinasi yang solid antarorganisasi perangkat daerah, serta memahami dinamika pemerintahan secara mendalam.

Setiap seleksi ini punya bobot presentasi yang dilihat oleh pansel maupun Munafri dan Aliyah. Di antaranya yaitu kemampuan bekerja sama, kemampuan menyelesaikan persoalan, dan penguasaan dunia birokrasi akan menjadi landasan penting.

Selain itu, calon Sekda juga diharapkan mampu menjadi perekat berbagai elemen pemerintahan. Calon Seksa juga harus menjadi motor penggerak solusi atas tantangan-tantangan birokrasi yang dinamis.

Munafri mengatakan seluruh tahapan seleksi yang dijalani para kandidat telah berbasis prosedur ilmiah. Dengan demikian, pengambilan keputusan akan berlangsung secara objektif.

"Ini sudah tertuang di dalam tes kompetensi yang mereka lalui tahap demi tahap, sehingga kami dalam mengambil keputusan nantinya sangat objektif," kata Munafri.

2. Dibutuhkan sosok Sekda yang bijaksana dan bertanggung jawab

Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar periode 2025-2030, Kamis (20/2/2025). (Dok. Istimewa)
Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar periode 2025-2030, Kamis (20/2/2025). (Dok. Istimewa)

Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham juga menggarisbawahi pentingnya sosok Sekda yang bijaksana dan bertanggung jawab. Aliyah mengatakan kriteria tersebut penting agar ke depan Sekda bisa menjadi mitra strategis bagi kepala daerah dalam mewujudkan visi pembangunan Kota Makassar.

"Kita mengharapkan Sekda yang bijaksana dan mampu bertanggung jawab atas tugas-tugas berat ke depan," kata Aliyah.

3. Munafri dan Aliyah akan berembuk tentukan Sekda definitif

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika saat mengikuti retret di Magelang/Istimewa
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika saat mengikuti retret di Magelang/Istimewa

Saat ini, tiga kandidat yang lolos seleksi akan diverifikasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kemudian, diajukan ke Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan persetujuan definitif.

Ketiga calon tersebut adalah Andi Zulkifli Nanda (Kepala Bappeda Makassar), Achmad Hendra Hakamuddin (Kepala BPBD Makassar), dan Dahyal (Sekretaris DPRD Makassar). Ketiga nama itu diserahkan Tim Seleksi Lelang Sekda setelah 10 peserta mengikuti berbagai tahapan seleksi mulai tahapan seleksi administrasi, asesmen, hingga wawancara.

Nantinya, satu dari tiga nama tersebut akan diajukan ke Kemendagri untuk mendapatkan persetujuan sebagai Sekda Kota Makassar definitif. Munafri sebagai dan Aliyah pun akan berembuk untuk menentukan siapa yang akan menduduki jabatan tersebut.

"Jadi, saya dan Ibu Wawali (Aliyah) akan duduk bersama memilih satu di antara tiga nama tersebut. Pemilihan satu nama itu atas pertimbangan kami untuk disampaikan ke pusat untuk persetujuan definitif," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ashrawi Muin
Aan Pranata
Ashrawi Muin
EditorAshrawi Muin

Latest News Sulawesi Selatan

See More