Makassar, IDN Times – Menjelang kedatangan kloter pertama jemaah haji Embarkasi Makassar pada Senin (1/6/2026) malam, tradisi jemaah perempuan mengenakan busana mencolok atau yang dikenal sebagai pakaian "bling-bling" kembali menjadi sorotan. Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, menegaskan tradisi tersebut merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat Sulawesi Selatan yang sudah berlangsung lama.
Ikbal mengungkapkan sekitar 65 persen jemaah yang berangkat melalui Embarkasi Makassar merupakan perempuan. Mereka secara tradisi mengenakan pakaian berwarna mencolok saat pulang dari Tanah Suci setiap musim haji.
"Berdasarkan data yang ada pada kami, sekitar 65 persen jemaah haji Embarkasi Makassar adalah perempuan. Budaya masyarakat kita, khususnya Bugis-Makassar, ketika pulang dari haji dan tiba di asrama haji, sebagian jemaah perempuan menggunakan pakaian bling-bling atau yang biasa disebut pakaian Batman," kata Ikbal.
