Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tingkat Hunian Hotel di Sulsel Menurun 44,50 Persen

Tingkat Hunian Hotel di Sulsel Menurun 44,50 Persen
Ilustrasi tamu hotel. (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Intinya Sih
Gini Kak
  • BPS Sulsel mencatat tingkat penghunian kamar hotel bintang Februari 2026 sebesar 44,50 persen, turun dibanding bulan dan tahun sebelumnya, menandakan perlambatan aktivitas perhotelan.
  • Penurunan terdalam terjadi pada hotel bintang 4 dan 5 secara tahunan, sementara hotel bintang 1 justru mengalami kenaikan tingkat hunian hingga 27,22 persen.
  • Kunjungan wisatawan mancanegara naik 44,02 persen secara tahunan, namun wisatawan nusantara dan perjalanan wisata nasional menurun tajam sehingga sektor pariwisata Sulsel masih tertekan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang pada Februari 2026 sebesar 44,50 persen. Angka ini turun 0,26 poin dibanding Januari 2026 yang sebesar 44,76 persen.

Secara tahunan (year on year/y-on-y), TPK juga mengalami penurunan sebesar 0,83 poin dibandingkan Februari 2025 yang mencapai 45,33 persen. Kondisi ini menunjukkan adanya perlambatan aktivitas hunian hotel di Sulawesi Selatan.

1. TPK hotel bintang 4 dan 5 turun paling dalam

Ilustrasi hotel. Pexels.com/Digital Buggu
Ilustrasi hotel. Pexels.com/Digital Buggu

Menurut data BPS Sulsel yang dikutip, Jumat (3/4/2026), penurunan TPK secara tahunan terutama terjadi pada hotel bintang 3 serta bintang 4 dan 5. Penurunan terdalam tercatat pada hotel bintang 4 dan 5 yang turun hingga 6,37 poin, disusul hotel bintang 3 yang turun 0,57 poin.

Sementara itu, jika dibandingkan bulan sebelumnya, penurunan TPK terjadi pada hotel bintang 2 dan bintang 3. Hotel bintang 2 mengalami penurunan terbesar sebesar 2,26 poin, sedangkan hotel bintang 3 turun 0,91 poin.

Berbeda dengan itu, hotel bintang 1 justru mencatat kenaikan TPK menjadi 27,22 persen. Begitu pula hotel bintang 4 dan 5 yang mengalami kenaikan secara bulanan sebesar 0,82 poin menjadi 43,70 persen.

2. Wisatawan mancanegara naik, wisatawan nusantara turun tajam

Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan (unsplash.com/Khairul Akbar)
Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan (unsplash.com/Khairul Akbar)

Di tengah penurunan TPK, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Februari 2026 tercatat 1.410 kunjungan. Angka ini meningkat 44,02 persen dibandingkan Februari 2025, meski turun 6,93 persen dibanding Januari 2026.

Kunjungan wisman didominasi oleh wisatawan asal Malaysia sebanyak 606 kunjungan dan Tiongkok 212 kunjungan. Keduanya menjadi pasar utama wisatawan asing ke Sulawesi Selatan.

Namun, penurunan signifikan terjadi pada wisatawan nusantara (wisnus). Jumlah perjalanan wisnus ke Sulawesi Selatan pada Februari 2026 hanya mencapai 3,31 juta perjalanan, turun 19,18 persen dibanding Januari 2026 dan turun 16,90 persen dibanding Februari 2025.

3. Jumlah perjalanan wisatawan nasional ikut menurun

Ilustrasi bps IDN Times/Hana Adi Perdana
Ilustrasi bps IDN Times/Hana Adi Perdana

Rata-rata lama menginap tamu hotel bintang di Sulawesi Selatan pada Februari 2026 tercatat 1,57 malam. Angka ini meningkat tipis 0,03 poin dibandingkan Februari 2025.

Secara rinci, rata-rata lama menginap tamu asing mencapai 2,29 malam, sementara tamu domestik 1,56 malam. Tamu domestik justru mengalami kenaikan lama menginap dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) melalui Bandara Sultan Hasanuddin tercatat 12.396 perjalanan pada Februari 2026. Angka ini turun 4,28 persen dibanding Januari 2026 dan turun 9,56 persen dibandingkan Februari 2025.

Secara keseluruhan, meskipun kunjungan wisatawan mancanegara meningkat, penurunan wisatawan domestik dan tingkat hunian hotel menunjukkan sektor pariwisata Sulawesi Selatan masih menghadapi tekanan pada awal 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More