Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Terlantar 2 Hari, Jemaah Umrah asal Makassar Wafat di Bandara Jeddah

Jemaah umrah asal Makassar wafat di Bandara King Abdulaziz International Airport, Jeddah, Arab Saudi. (Dok Tiktok Kakitha).
Jemaah umrah asal Makassar wafat di Bandara King Abdulaziz International Airport, Jeddah, Arab Saudi. (Dok Tiktok Kakitha).
Intinya sih...
  • Tim medis lamban tangani korban yang terlantar di bandara Jeddah, menyebabkan jemaah umrah asal Makassar meninggal dunia.
  • Jemaah umrah sudah dua hari terlantar di Bandara Jeddah tanpa kejelasan keberangkatan kembali ke Indonesia.
  • Pesawat yang hendak jemput jemaah alami kerusakan karena kaca pilot retak, menyebabkan penundaan penerbangan selama 2 hari.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Seorang jemaah umrah asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dikabarkan meninggal dunia di Bandara King Abdulaziz International Airport, Jeddah, Arab Saudi. Korban bernama Maemuna diduga wafat akibat kedinginan setelah terlantar di bandara selama dua hari.

Video korban yang diunggah oleh akun Tiktok Kakitha, memperlihatkan beberapa jemaah umrah yang berada di ruang tunggu bandara. Sementara korban telah terbaring di kursi dengan diselimuti kain putih.

"Salah satu jamaah dari Makassar sudah meninggal akibat kedinginan di ruang tunggu (Bandara), tidak ada sama sekali penanganan, dari tadi kita panggil tim medis dari dua jam yang lalu, tidak ada (datang), ini temanta sudah meninggal mi kodong (kasian)," ucap Kakitha dalam videonya dikutip IDN Times, Selasa (10/2/2026).

1. Tim medis dinilai lamban tangani korban

Tim medis saat datang melihat jemaah umrah asal Makassar yang wafat di Bandara King Abdulaziz International Airport, Jeddah, Arab Saudi. (Dok Tiktok Kakitha).
Tim medis saat datang melihat jemaah umrah asal Makassar yang wafat di Bandara King Abdulaziz International Airport, Jeddah, Arab Saudi. (Dok Tiktok Kakitha).

Tak lama kemudian, beberapa tim medis datang untuk melihat kondisi korban, namun perempuan yang merekam video tersebut merasa kecewa karena menganggap tim medis lambat memberikan pertolongan kepada korban.

"Baru ada datang tim medisnya padahal sudah dua jam yang lalu sudah panggil tim medis, astagfifullah. Sudah meninggal orang baru datang tim medisnya dan ini kita sudah dua hari di dalam sini (bandara), tidak ada penanganan sama sekali, tidak ada kejelasan dari maskapainya, bagaimana kelanjutan keberangkatannya ini pesawat," ungkapnya.

2. Jemaah sudah di pesawat namun kembali diturunkan

Suasana jemaah umrah asal Makassar saat terlantar dua hari di Bandara King Abdulaziz International Airport, Jeddah, Arab Saudi. (Dok Tiktok Kakitha).
Suasana jemaah umrah asal Makassar saat terlantar dua hari di Bandara King Abdulaziz International Airport, Jeddah, Arab Saudi. (Dok Tiktok Kakitha).

Video lainnya, ia menyampaikan bahwa rombongannya sudah dua hari telantar di Bandara Jeddah, dan belum ada kejelasan dari pihak maskapai terkait keberangkatannya kembali ke Indonesia. Bahkan ia menyebut maskapai yang digunakan oleh travel umrahnya adalah Fladeal.

“Sebenarnya, kemarin kita sudah naik di pesawat, tapi disuruh turun, karena katanya ada kendala pada pesawat. Sekarang hari kedua, jam 10.00 renana berangkat, tapi ini sudah pukul 1 siang (13.00 waktu setempat), belum juga berangkat," ungkapnya lagi.

3. Pesawat yang hendak jemput jemaah alami kerusakan

Suasana jemaah umrah asal Makassar saat terlantar dua hari di Bandara King Abdulaziz International Airport, Jeddah, Arab Saudi. (Dok Tiktok Kakitha).
Suasana jemaah umrah asal Makassar saat terlantar dua hari di Bandara King Abdulaziz International Airport, Jeddah, Arab Saudi. (Dok Tiktok Kakitha).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulsel, Ikbal Ismail mengungkapkan peristiwa jemaah umrah meninggal di Bandara Jeddah ini terjadi pada Kamis (5/2/2026) lalu.

"Informasi yang saya dapat, kaca pilot retak. Pesawatnya sudah di Bandara Jeddah mau jemput jemaah ternyata setelah diperiksa kaca pilot retak," ujar Ikbal.

Ikbal mengungkapkan, korban diduga wafat akibat kedinginan saat menunggu keberangkatan di bandara setelah penerbangannya mengalami penundaan atau delay selama 2 hari.

"Jadi ini yang menunggu di bandara, mungkin kedinginan, makanya ada yang meninggal itu. Informasinya smeninggal karena kedinginan," tandasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Irjen Kemenhaj Ingatkan PPIH Hadir Melayani dan Melindungi Jemaah Haji

10 Feb 2026, 23:34 WIBNews