Pemprov Sulsel Gerakkan Daerah Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo

- Daerah diminta fokus jalankan program strategis nasional, termasuk hilirisasi, swasembada pangan, dan kekuatan pertahanan.
- Pemprov Sulsel alokasikan Rp400 miliar untuk pembangunan sekolah, dengan kontribusi pemerintah daerah sebesar 40-60 persen.
- Jumat Bersih ditetapkan sebagai gerakan rutin mingguan, dilaksanakan setiap pekan pada jam 06.00-09.00 WITA.
Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai menggerakkan pemerintah kabupaten dan kota untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pelaksanaan program strategis nasional. Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda Sulsel, bupati, wali kota, dan instansi terkait di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (9/2/2026).
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan rapat koordinasi tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas pengarahan Presiden. Tujuannya agar program-program strategis nasional dapat dijalankan di daerah.
"Ini tindak lanjut kita setelah ada pengarahan bapak Presiden terkait program program strategis beliau, untuk kemudian ditindaklanjuti di daerah," kata Andi Sudirman.
1. Daerah diminta fokus jalankan program strategis nasional

Menurut Sudirman, pemerintah daerah memiliki peran dalam memastikan program nasional berjalan sesuai kondisi dan potensi wilayah. Ada beberapa program yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah.
"Kita sudah sampaikan termasuk diantaranya program hilirisasi, apa capaian Bapak Presiden, apa yang berjalan termasuk Sekolah Rakyat, MBG, swasembada pangan, kekuatan pertahanan dan kesehatan, sampai program-program investasi," katanya.
Dia menyebut perhatian juga diarahkan pada persoalan kebersihan yang selama ini kerap dianggap hal biasa. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan korve atau gerakan aksi agar lingkungan tetap aman, sehat, resik, dan indah (ASRI) sebagaimana gerakan yang dicanangkan Presiden Prabowo.
2. Pemprov Sulsel alokasikan Rp400 miliar untuk pembangunan sekolah

Dalam sektor pendidikan, Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi sekolah. Sudirman menyebut kontribusi pemerintah daerah dalam program tersebut cukup tinggi walaupun tetap dibantu oleh pemerintah pusat.
"Kita alhamdulillah terkait misalnya sekolah kita dibantu tentang pembangunan rehab sekolah, kita juga membantu hampir sama 40 hingga 60 persen, kita alokasikan anggaran Rp400 miliar total untuk pembangunan sekolah," jelasnya.
Selain itu, Sudirman juga menyebutkan soal dukungan Sulsel untuk program Sekolah Rakyat. Sejauh ini, sudah ada beberapa Sekolah Rakyat yang beroperasi di Sulsel namun belum menggunakan bangunan permanen. Karena itu, proses pembangunannya sementara berlangsung.
"Terkait pembangunan Sekolah Rakyat, kita dapat 9 lokasi yang kita siapkan lahannya di kabupaten kota," ucap Sudirman.
3. Jumat Bersih ditetapkan sebagai gerakan rutin mingguan

Untuk sektor kebersihan, Pemprov Sulsel juga menetapkan Jumat Bersih sebagai gerakan aksi bersih bersama yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 06.00 hingga 09.00 WITA.
"Kita tetapkan hari Jumat sebagai gerakan aksi sebagai Jumat Bersih dari jam 6 hingga jam 9 pagi. Silakan pilih jamnya tapi harinya kita tetapkan di jam itu," kata Sudirman.


















