Cuaca Ekstrem, 102 Pohon Tumbang di Makassar Selama Januari 2026

- Cuaca ekstrem meningkatkan risiko keselamatan warga dan pengguna jalan
- Pemangkasan pohon lebih banyak dibanding penebangan untuk meminimalkan risiko tanpa menghilangkan fungsi pohon
- Warga diminta laporkan pohon tumbang ke DLH untuk penanganan cepat
Makassar, IDN Times - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Makassar sepanjang Januari 2026 memicu lonjakan kejadian pohon tumbang di sejumlah wilayah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mencatat 102 pohon tumbang selama periode tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman, mengatakan data tersebut dihimpun dari laporan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 112 dan Aplikasi Lontara+. Kejadian pohon tumbang tersebar di berbagai kecamatan, terutama di kawasan permukiman dan ruas jalan yang menjadi jalur aktivitas harian warga.
"Jumlah pohon tumbang itu ada 102 titik, dengan lokasi kejadian tersebar di berbagai kecamatan di Kota Makassar," kata Helmy, dikutip, Senin (9/2/2026).
1. Cuaca ekstrem tingkatkan risiko keselamatan warga

Helmy menyebut intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang meningkatkan risiko keselamatan warga dan pengguna jalan. Pohon tumbang maupun pohon berpotensi roboh kerap mengganggu akses lalu lintas serta membahayakan aktivitas masyarakat.
"Tentu perlu peningkatan kewaspadaan masyarakat, terhadap potensi bahaya di sekitar lingkungan tempat tinggal dan jalur aktivitas harian," tuturnya.
2. Pemangkasan pohon lebih banyak dibanding penebangan

Selain penanganan pohon tumbang, DLH Kota Makassar juga menerima banyak laporan terkait pemangkasan dan penebangan pohon. Sepanjang Januari 2026, tercatat 296 pohon dipangkas, sementara 56 pohon ditebang berdasarkan hasil survei dan kajian teknis petugas di lapangan.
Menurut Helmy, jumlah pemangkasan yang lebih tinggi dibanding penebangan bertujuan untuk meminimalkan risiko tanpa harus menghilangkan fungsi pohon secara keseluruhan. Langkah tersebut difokuskan pada kawasan ruang terbuka hijau dan permukiman padat.
"Ini kan sejalan dengan upaya menjaga keselamatan warga sekaligus mempertahankan fungsi ruang terbuka hijau sesuai tata ruang kota," kata dia.
3. Warga diminta laporkan pohon tumbang ke DLH

DLH Kota Makassar mengimbau warga agar tidak menangani pohon secara mandiri. Jika menemukan pohon tumbang atau pohon yang rawan roboh, maka masyarakat diminta segera melapor agar mendapat penanganan cepat.
"Apabila ditemukan pohon yang berpotensi membahayakan, warga segera mengajukan permohonan resmi atau melaporkannya melalui kanal pengaduan nomor 081141100777," kata Helmy.


















