Makassar, IDN Times - Ribuan siswa di Kota Makassar dilaporkan belum terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hal ini memicu kekhawatiran Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto, karena berpotensi menghambat hak siswa mendapatkan ijazah di kemudian hari.
Plh Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Nielma Palamba, membenarkan laporan tersebut. Dia menjelaskan bahwa masalah ini disebabkan oleh tingginya jumlah siswa yang diterima melebihi kapasitas yang diizinkan pada setiap Rombongan Belajar (Rombel).
"Para siswa ini merupakan penerimaan tahun ajaran 2024 melalui jalur solusi. Namun, banyak kelas yang kelebihan kapasitas. Seharusnya maksimal 32 siswa per rombel, tetapi ada kelas yang diisi hingga 50 siswa, seperti yang terjadi di SMP 6" kata Nielma, Kamis (16/1/2025).
