Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ribuan Siswa di Makassar Tak Masuk Dapodik, Terancam Tak Dapat Ijazah

Ribuan Siswa di Makassar Tak Masuk Dapodik, Terancam Tak Dapat Ijazah
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. (IDN Times/Asrhawi Muin)
Share Article

Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto, mengungkapkan bahwa ribuan siswa di wilayahnya terancam tidak mendapatkan ijazah. Hal ini karena mereka tidak terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal itu disampaikan Danny saat menanggapi dugaan adanya sabotase pada peristiwa kebakaran gedung Dinas Pendidikan Kota Makassar pada Sabtu 13 Januari 2025 lalu. Dia mengaku baru mengetahui hal tersebut saat diminta menandatangani laporan.

"Saya dapat ada 2.000-an anak-anak yang tidak masuk Dapodik. Anak-anak terancam tidak ambil ijazah nanti," kata Danny.

1. Data siswa bermasalah sejak Desember 2024

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Kamis (12/12/2024). IDN Times/Ashrawi Muin
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Kamis (12/12/2024). IDN Times/Ashrawi Muin

Permasalahan ini terungkap setelah kepala sekolah SMP 6 melaporkan kondisi tersebut sebelum pensiun. Menurut Danny, data siswa yang tidak terdaftar di Dapodik kemungkinan sudah terjadi sejak Desember 2024, namun baru diketahui awal tahun ini.

"Sejak Desember lalu saya baru dapat infornya, Waktu saya tiba-tiba disodorkan, saya tanya ada apa ini? Jadi saya tidak mau tanda tangan," kat Danny.

2. Kaitan dengan kebakaran gedung Disdik

Anggota Labfor Polda Sulsel membawa satu kantong barang bukti usai olah TKP di lokasi kebakaran gedung Disdik Makassar, Selasa (14/1/2025). IDN Times /Darsil Yahya
Anggota Labfor Polda Sulsel membawa satu kantong barang bukti usai olah TKP di lokasi kebakaran gedung Disdik Makassar, Selasa (14/1/2025). IDN Times /Darsil Yahya

Masalah Dapodik ini semakin rumit dengan adanya kebakaran di Dinas Pendidikan yang menyebabkan dokumen penting hangus. Kebakaran tersebut memicu spekulasi adanya sabotase yang kini sedang diselidiki oleh kepolisian.

"Saya suruh usut itu (kebakaran). Salah satunya soal Dapodik, anak-anak yang tidak terdaftar Dapodik. Itu kan bisa-bisa anak-anak tidak dapat ijazah. Dianggap anak ilegal, padahal resmi," kata Danny.

3. Arsip yang terbakar segera dipulihkan

Kondisi kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar setelah kebakaran, Sabtu (11/1/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)
Kondisi kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar setelah kebakaran, Sabtu (11/1/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Danny menegaskan bahwa kasus kebakaran yang melibatkan arsip penting akan diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk investigasi. Dia menekankan pentingnya memulihkan arsip yang terbakar karena akan segera ada pemeriksaan terkait dokumen tersebut.

"Tentang surat-surat yang terbakar, itu segera harus dipulihkan kembali administrasi yang terbakar arena sebentar lagi ada pemeriksaan BPK," kata Danny.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ashrawi Muin
Aan Pranata
Ashrawi Muin
EditorAshrawi Muin

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Disnakertrans Sulsel Waspadai Ancaman PHK di Tengah Gejolak Ekonomi

13 Jun 2026, 19:11 WIBNews