Hadapi El Nino, Pemprov Sulsel Siapkan 300 Pompa untuk Pertanian

- Pemprov Sulsel menyiapkan 300 pompa pertanian, dengan pengajuan untuk 100 titik sedang diproses, guna menghadapi kekeringan akibat El Nino.
- Bantuan diprioritaskan bagi sawah fase pertumbuhan padi yang memiliki sumber air dan membutuhkan pasokan, karena musim panen belum berlangsung.
- Pemprov Sulsel juga menyiagakan mitigasi kekeringan dan karhutla serta berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk memetakan kebutuhan air bersih.
Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan 300 unit pompa untuk membantu sektor pertanian menghadapi ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino. Sebanyak 100 titik pengajuan pompa saat ini sedang diproses.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan bantuan pompa diprioritaskan untuk lahan pertanian yang membutuhkan pasokan air. Terutama sawah yang saat ini berada pada fase pertumbuhan tanaman padi.
"Kita siapkan 300 pompa untuk pertanian,ini ada permohonan kita proses 100 titik. Ada 300 pompa Khusus pertanian dulu," kata Gubernur Sulsel, Senin (10/8/2026).
1. Sawah terdampak kekeringan saat fase pertumbuhan

Ilustrasi sawah pertanian (Dok. Kementan) Sudirman mengatakan ancaman kekeringan akibat El Nino menjadi perhatian karena sejumlah lahan persawahan membutuhkan pasokan air pada masa pertumbuhan padi. Menurutnya, pompa akan diberikan kepada wilayah yang memiliki sumber air dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
"Karena El Nino ini banyak sawah terdampak terkait kekeringan, apalagi di masa pertumbuhan padi," katanya.
Dia memastikan bantuan tersebut diarahkan untuk menjaga ketersediaan air bagi tanaman. Saat ini, kondisi tanaman padi belum memasuki masa panen sehingga pemerintah masih fokus memenuhi kebutuhan air.
"Belum musim panen, sekarang lagi butuh-butuh air, fasenya pertumbuhan. Cuma kita akan kasih pompa yang betul ada sumber air dan sesuai kebutuhan," katanya.
2. Pemprov siapkan mitigasi kekeringan dan karhutla

Ilustrasi kekeringan akibat kemarau panjang dan fenomena El Nino terjadi di Indonesia, Senin (18/9/2023). Cover Grafis IDN Times Selain sektor pertanian, Pemprov Sulsel juga menyiapkan langkah mitigasi untuk menghadapi dampak kekeringan di wilayah perkotaan. Salah satu perhatian pemerintah adalah potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama kondisi cuaca kering.
"Perkotaan kita mitigasi kekeringan dan kebakaran hutan. Ini beberapa wilayah kita sudah siagakan tim tanggap karhutla," kata dia.
3. Koordinasi kebutuhan air bersih di kabupaten dan kota

Ilustrasi air bersih (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar) Pemprov juga berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memetakan kebutuhan air bersih. Langkah tersebut menyasar wilayah yang terdampak kekeringan.
"Masalah air bersih kita koordinasi kabupaten/kota, memastikan titik yang membutuhkan," katanya.
Menurutnya, dampak kekeringan telah dirasakan di sejumlah kabupaten/kota di Sulsel. Pemprov masih mendata lebih lanjut wilayah yang membutuhkan intervensi.

















