Sulsel Kirim 10 Ton Bantuan dan Tim Nakes untuk Korban Gempa NTT

- Pemprov Sulsel menyiapkan sekitar 10 ton bantuan logistik untuk warga NTT terdampak gempa Magnitudo 7,7, setelah sebelumnya menyalurkan bantuan keuangan Rp500 juta.
- Sulsel juga mengirim tim tenaga kesehatan dan personel BPBD ke NTT untuk membantu penanganan warga terdampak serta mendukung kebutuhan di lokasi bencana.
- Gempa NTT sempat memicu peringatan tsunami di Jeneponto, Selayar, dan Bantaeng; tsunami hingga 0,6 meter terdeteksi di sejumlah pesisir Sulsel sebelum peringatan berakhir.
Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menyiapkan sekitar 10 ton bantuan untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut ditujukan bagi warga yang terdampak gempa bumi Magnitudo 7,7.
Gempa yang mengguncang NTT terjadi pada Sabtu (15/8/2026). Gempa tersebut turut memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
Kabupaten Jeneponto, Kepulauan Selayar, dan Bantaeng sempat masuk dalam wilayah yang mendapat peringatan dini tsunami. Ketiga daerah tersebut berstatus Siaga potensi tsunami berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
1. Pemprov Sulsel siapkan 10 ton bantuan

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman (IDN Times/Asrhawi Muin) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan bantuan logistik tersebut akan dikirim ke NTT dalam waktu dekat. Sebelumnya, Pemprov Sulsel juga telah menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp500 juta.
"Besok insyaallah sekitar 10 ton akan kita kirimkan barang, setelah kita membantu keuangan Rp500 juta," kata Andi Sudirman usai memimpin upacara HUT ke-81 Republik Indonesia di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Senin (17/8/2026).
2. Pemprov Sulsel kirim tim nakes dan BPBD

Ilustrasi tenaga kesehatan. (IDN Times/Daruwaskita) Selain bantuan logistik, Pemprov Sulsel juga akan mengirimkan tim ke NTT. Tim tersebut akan membantu penanganan masyarakat yang terdampak bencana.
Tim tersebut terdiri dari tenaga kesehatan dan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel. Mereka akan membantu penanganan masyarakat serta mendukung kebutuhan di lokasi terdampak.
"Tim juga sudah akan berangkat, kita berangkatkan tim nakes dan BPBD untuk ke NTT untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak," katanya.
3. Sulsel sebelumnya turut merasakan dampak gempa

Ilustrasi gempa. (IDN Times/Arief Rahmat) Sebelumnya, gelombang tsunami juga terdeteksi di sejumlah titik pesisir Sulsel. Data BPBD menyebutkan tsunami terdeteksi sekitar 0,3 meter di Bantaeng dan sekitar 0,5 meter di Pelabuhan Bulukumba.
Di Kepulauan Selayar, tsunami terdeteksi sekitar 0,6 meter di Pelabuhan Jampea dan diperkirakan sekitar 0,5 meter di Pelabuhan Kayuadi. Tak lama, peringatan tsunami kemudian dinyatakan berakhir.



















