Pemuda di Makassar Diserang Geng Motor, Anak Panah Menancap di Dahi

- Pemuda berinisial S (21) dirawat setelah diduga diserang kawanan geng motor di Makassar.
- Serangan diduga terjadi saat korban berbelanja di Alfamart kawasan Jalan Urip Sumoharjo, Tamajene.
- Polisi masih menyelidiki peristiwa tersebut meski belum menerima laporan resmi dari keluarga korban.
Makassar, IDN Times - Seorang pemuda berinisial S (21) dilarikan ke rumah sakit setelah diduga menjadi korban penyerangan kawanan geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin (17/8/2026) malam.
Dalam foto yang beredar, dahi korban tertancap anak panah busur sehingga harus mendapatkan perawatan medis.
1. Korban diseramg saat belanja di minimarket

ilustrasi geng motor (unsplash.com/Colin Lloyd) Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mughni mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang singgah berbelanja di sebuah minimarket kawasan Jalan Urip Sumoharjo, Tamajene, Kecamatan Panakkukang sekitar pukul 18.30 Wita.
"Kejadian tersebut benar, korban merupakan warga kecamatan Tallo yang sementara singgah berbelanja di Alfamart," kata Uji kepada IDN Times, Selasa (18/8/2026).
2. Belum terima laporan, namun polisi tetap kejar pelaku

Ilustrasi penangkapan seorang tersangka menggunakann borgol di tangannya (Foto: IDN Times/Halbert Caniago) Uji menyebut, dugaan sementara korban diserang komplotan geng motor, meski demikian hingga saat ini polisi belum menerima laporan resmi dari pihak keluarga korban terkait peristiwa penyerangan tersebut.
"Untuk laporan polisi hingga saat ini belum ada. Namun kami tetap melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut sambil menunggu pihak keluarga korban melapor secara resmi," kata Uji.
3. Lokasi korban diserang rawan serangan geng motor

ilustrasi seseorang di borgol (pexels.com/Kindel Media) Korban awalnya dilarikan ke rumah sakit Ibnu Sina Jl Urip Sumoharjo kemudian dirujuk untuk menjalani perawatan lebih lanjut di Rumah Sakit Umum (RSU) Daya Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan.
"Kemarin penyampaian dari anggota rencana dirujuk ke RS Daya," ucapnya.
Diketahui, sekitar kawasan tersebut, sudah dua kendaraan milik geng motor yang dibakar warga. Pertama bentrokan terjadi antara geng motor melawan warga Tamajene di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (30/7) malam.
Kedua sepeda motor trail yang dibakar dalam bentrokan di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar pada Sabtu, 1 Agustus 2026, motor tersebut merupakan motor hasil begal.



















