Pegawai SPPG di Makassar Demo Dukung MBG, Tolak Program Dihentikan

- Ribuan pegawai SPPG dan warga Makassar turun ke jalan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tetap dilanjutkan sebagai program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
- Massa membawa spanduk dan meneriakkan yel-yel dukungan, menegaskan siap melawan jika ada pihak yang berupaya menghentikan program MBG yang dianggap pro rakyat.
- Aksi menyoroti manfaat MBG bagi pemenuhan gizi siswa, peningkatan ekonomi petani, serta pembukaan lapangan kerja sebelum massa melanjutkan demonstrasi ke kantor DPRD Sulsel.
Makassar, IDN Times - Ribuan orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (24/6/2026). Aksi massa tersebut dipusatkan di kolong fly over Jalan Urip Sumoharjo Makassar.
Massa yang didominasi emak-emak itu mayoritas merupakan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Mereka turun ke jalan untuk menyuarakan dukungan agar program unggulan Presiden Prabowo Subianto tetap dilanjutkan dan tidak dibubarkan.
1. Massa bawa spanduk dukungan untuk MBG

Pantauan IDN Times di lokasi, massa membawa sejumlah spanduk berisi dukungan terhadap keberlanjutan program MBG. Beberapa tulisan yang tampak di antaranya “Jangan Hentikan MBG”, “Masyarakat Sulsel Dukung Program MBG”, “Kami Petani Dukung MBG”, hingga “Lupakan Mantan Lanjutkan MBG”.
Selain itu, ada pula spanduk dengan tulisan unik seperti “Mas Bowo Ganteng” yang menarik perhatian pengguna jalan. Massa terus berdatangan dengan menggunakan mobil pikap dan sepeda motor untuk bergabung dalam aksi tersebut.
2. Massa minta program MBG tidak dihentikan

Dalam aksi itu, massa juga membawa spanduk besar bertuliskan “Lanjutkan Program Pemerintah yang Pro Rakyat”. Mereka beberapa kali meneriakkan yel-yel “MBG... MBG... MBG...” sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut.
Salah satu orator mengatakan aksi yang mereka lakukan merupakan bentuk dukungan langsung kepada Presiden Prabowo. Mereka juga menegaskan siap melakukan perlawanan jika ada pihak yang berupaya menghentikan program tersebut.
“Aliansi Rakyat Sulsel tetap berada di garda terdepan untuk mendukung program MBG. Apa yang kami lakukan hari ini sebagai bentuk dukungan kepada Pak Prabowo. Jika MBG dibubarkan, kita akan lawan,” ucap orator dari atas mobil komando.
3. Aksi berlanjut ke DPRD Sulsel

Massa menilai program MBG memiliki manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi bagi siswa. Selain itu, program tersebut disebut mampu membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut orator, program MBG juga memberi dampak positif bagi petani karena hasil panen mereka menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan makanan bergizi gratis. Hal ini dinilai menciptakan perputaran ekonomi di tingkat daerah.
“Banyak siswa yang membutuhkan makanan gratis ini, banyak orang yang hidup dari MBG. Telah membuka lapangan kerja dan membuat perputaran ekonomi khususnya di daerah karena banyak petani yang hasil panennya dibeli untuk dijadikan MBG,” ujarnya.
Usai berunjuk rasa di Fly Over AP Pettarani, massa berencana melanjutkan aksi ke kantor sementara DPRD Sulawesi Selatan. Sementara itu, akibat aksi tersebut arus lalu lintas di Jalan AP Pettarani mengalami kemacetan cukup panjang dan polisi diterjunkan untuk mengatur kendaraan agar kepadatan bisa terurai.



















