Polisi Kejar Demonstran Perusak Mobil Warga saat May Day di Makassar

Makassar, IDN Times – Kepolisian tengah memburu sekelompok demonstran bertopeng yang merusak dan nyaris membakar mobil milik warga dalam aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Kampus UMI, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (1/5/2025).
Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, menyampaikan bahwa tim Jatanras telah melakukan penyelidikan terhadap kelompok tersebut. Rekaman video dan CCTV dari sekitar lokasi kejadian kini sedang dianalisis.
“Ini ada videonya, dan saat ini sedang didalami oleh Jatanras. Mudah-mudahan segera kita tangkap pelakunya," ujar Arya saat ditemui usai mengamankan aksi unjuk rasa Hardiknas di kawasan Flyover Jalan AP Pettarani, Jumat (2/5/2025) malam.
Meski hingga kini korban belum melaporkan insiden tersebut, Arya menegaskan penyelidikan tetap berjalan. “Korban belum melapor, tapi kita tetap dalami,” katanya.
Terkait aksi unjuk rasa memperingati Hardiknas 2025, Arya menyatakan situasi berlangsung aman dan kondusif. Prediksi bentrokan tidak terbukti, dan unjuk rasa berakhir damai pada pukul 18.50 Wita.
"Alhamdulillah, mahasiswa bekerja sama dengan baik. Tidak ada tindakan negatif. Mereka sudah memahami bagaimana menyampaikan aspirasi secara benar,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Sebuah insiden perusakan kendaraan oleh seseorang dari kelompok massa berpakaian hitam dan bertopeng, di tengah aksi unjuk rasa Hari Buruh Internasional atau May Day, terekam kamera warga, Kamis (1/5/2025).
Peristiwa ini terjadi di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam video berdurasi 37 detik yang beredar luas di media sosial, tampak sejumlah massa berpakaian serba hitam dan mengenakan penutup wajah merusak sebuah mobil Nissan March berwarna silver dengan nomor polisi DD 1450 VI.
Awalnya, seorang perempuan yang diduga kerabat pemilik mobil tampak berdiri di samping kendaraan sambil berteriak histeris, meminta massa mundur.
Namun, seorang dari massa tiba-tiba berlari dan melempar batu ke arah kaca belakang mobil hingga pecah. Aksi itu berlangsung cepat, pelaku langsung kabur ke arah kerumunan setelah melakukan perusakan.



















