Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemkot Makassar Tangani 105 Jalan di 2025, Siapkan 95 Ruas Tahun Ini
Ilustrasi perbaikan jalan. (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
  • Pemkot Makassar menuntaskan penanganan 105 ruas jalan aspal dan 135 jalan lingkungan sepanjang 2025, fokus pada peningkatan konektivitas serta mobilitas warga di seluruh kecamatan.
  • Tahun 2026 disiapkan rehabilitasi 95 ruas jalan aspal dan paving 118 jalan lingkungan di 13 kecamatan, dengan total anggaran lebih dari Rp52 miliar.
  • Program strategis juga mencakup pembangunan akses TPA Tamangapa, penataan pedestrian, konstruksi jembatan, dan rehabilitasi jalan agar manfaat infrastruktur dirasakan langsung oleh masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Kota Makassar melaksanakan program penanganan infrastruktur jalan tahun 2025–2026, mencakup perbaikan dan pembangunan lebih dari 100 ruas jalan aspal serta ratusan jalan lingkungan di seluruh kecamatan.
  • Who?
    Program dijalankan oleh Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, melalui Dinas Pekerjaan Umum yang dipimpin Zuhaelsi Zubir.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di wilayah Kota Makassar, termasuk 13 kecamatan dan satu lokasi di Pulau Langkai sebagai bagian dari wilayah kepulauan kota tersebut.
  • When?
    Pekerjaan berjalan sepanjang tahun anggaran 2025 dan berlanjut pada 2026, dengan beberapa proyek saat ini masih dalam tahap persiapan kontrak dan dokumen perencanaan.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung aktivitas ekonomi harian masyarakat di kawasan perkotaan maupun permukiman.
  • How?
    Pembangunan dilakukan melalui belanja modal dan hibah dengan total anggaran miliaran rupiah, mencakup pekerjaan aspal, paving jalan lingkungan, penataan pedestrian, akses TPA Tamangapa Antang, serta pembangunan empat jembatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times — Pemerintah Kota Makassar mencatat penanganan ratusan ruas jalan selama satu tahun terakhir sebagai bagian dari program infrastruktur 2025–2026. Fokus utamanya adalah perbaikan jalan aspal dan jalan lingkungan yang tersebar di seluruh kecamatan.

Data Dinas Pekerjaan Umum menunjukkan pekerjaan tersebut mencakup jalan utama hingga lorong permukiman. Pemerintah kota menyebut langkah ini diarahkan untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas warga, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi harian.

1. Penanganan jalan 2025 capai lebih dari seratus ruas

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin pada acara refleksi satu tahun kepemimpinan pasangan dengan tagline MULIA di Lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (20/2/2026).

Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menjalankan program perbaikan infrastruktur sejak awal masa kerja 2025. Pada tahun anggaran tersebut, pemerintah kota menangani 105 ruas jalan aspal melalui belanja modal dan satu ruas melalui skema hibah.

Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menjelaskan pekerjaan tersebut merupakan bagian dari penanganan bertahap infrastruktur jalan. “Sejak awal masa kepemimpinan Bapak Wali Kota, tahun 2025 sebanyak 105 ruas jalan aspal telah ditangani melalui belanja modal, serta satu ruas melalui belanja hibah,” ujarnya.

Selain jalan utama, perhatian juga diarahkan pada jalan lingkungan dan lorong permukiman. Sepanjang 2025, sebanyak 135 ruas jalan lingkungan telah ditangani melalui belanja modal.

Zuhaelsi menyebut prioritas diarahkan pada kebutuhan mobilitas warga dan kondisi jalan di lapangan, sehingga penanganan tidak hanya berfokus pada kawasan utama kota.

2. Program 2026 siapkan rehabilitasi dan paving jalan lingkungan

ilustrasi paving block (dok. pxhere.com)

Memasuki tahun anggaran 2026, pemerintah kota kembali menyiapkan penanganan lanjutan untuk 95 ruas jalan aspal yang saat ini berada pada tahap persiapan kontrak kerja. Selain itu, 118 ruas jalan lingkungan direncanakan dikerjakan melalui pekerjaan paving yang tersebar di 13 kecamatan.

Distribusi pekerjaan tersebut meliputi Biringkanaya (13 ruas), Tamalanrea (12 ruas), Panakkukang (10 ruas), Manggala (22 ruas), Rappocini (6 ruas), Makassar (15 ruas), Mamajang (2 ruas), Tamalate (14 ruas), Mariso (4 ruas), Bontoala (4 ruas), Ujung Tanah (2 ruas), Tallo (13 ruas), dan Sangkarang (1 ruas).

Wilayah kepulauan juga masuk dalam rencana pekerjaan. Pemerintah kota merencanakan pembangunan satu ruas jalan lingkungan di Pulau Langkai, meski pelaksanaannya belum berjalan karena tidak ada penyedia jasa yang lolos evaluasi.

“Khusus wilayah kepulauan, Pemkot merencanakan pembangunan satu ruas jalan lingkungan di Pulau Langkai,” tuturnya.

Pada sub kegiatan pembangunan jalan, dialokasikan anggaran Rp52.387.165.500 yang mencakup pekerjaan fisik pembangunan jalan serta hibah satu ruas jalan aspal, termasuk pekerjaan paving di 118 ruas jalan lingkungan.

3. Proyek strategis 2026 mencakup akses TPA hingga jembatan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir. (IDN Times/Asrhawi Muin)

Selain pekerjaan rutin jalan, Dinas PU menyiapkan sejumlah program prioritas pada 2026. Salah satunya pembangunan akses jalan menuju TPA Tamangapa Antang dengan pagu anggaran Rp10.631.400.000 yang saat ini berada pada tahap persiapan dokumen mini kompetisi.

Penataan pedestrian di dua ruas jalan juga dialokasikan anggaran Rp12.659.472.000 untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki. “Selain itu, penataan pedestrian di dua ruas jalan dialokasikan anggaran sebesar Rp12.659.472.000 guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki,” jelasnya.

Sub kegiatan rehabilitasi jalan memperoleh alokasi Rp75.485.049.200 untuk 95 ruas jalan aspal. Sebanyak 31 ruas kini dalam tahap persiapan dokumen mini kompetisi, sementara sisanya menunggu penyelesaian dokumen Detail Engineering Design (DED).

Adapun konstruksi jalan dialokasikan Rp34.368.385.800 untuk 24 ruas jalan yang masih menunggu penyelesaian dokumen perencanaan. Kecamatan Manggala tercatat menjadi wilayah dengan jumlah konstruksi terbanyak, yakni 12 ruas.

Pemerintah kota juga mengalokasikan Rp4.912.204.600 untuk pembangunan empat unit jembatan. Dua jembatan berada pada tahap persiapan tender dan dua lainnya dalam tahap penyusunan dokumen perencanaan.

Zuhaelsi menegaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan infrastruktur diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga. “Pemerintah berkomitmen memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata dan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata dia.

Editorial Team