Makassar, IDN Times - Operasi pencarian korban banjir bandang di Luwu Utara, Sulawesi Selatan resmi dihentikan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lutra Muslim Muhtar mengatakan operasi berakhir pada Sabtu, 25 Juli 2020.
"Sekarang tahapannya semua untuk pemulihan dan perbaikan infrastruktur yang terdampak. Tim SAR gabungan sudah ditarik, dan yang bertahan tetap standby ada tim SAR dari Palopo," kata Muslim kepada IDN Times, Senin (27/7/2020).
Banjir bandang melanda Luwu Utara pada Senin 13 Juli 2020. Sebanyak 38 orang dinyatakan meninggal dan 14 rib orang mengungsi. Banjir juga merusak rumah serta sarana dan fasilitas umum.
