Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Operasi Hari ke-9, Tim SAR Evakuasi Jenazah Pria di Perairan Pangkep
Tim SAR, pada Kamis (23/7/2026), kembali menemukan satu jenazah diduga korban tenggelamnya KM Nurul Salsa. (dok. Basarnas Makassar)
  • Tim SAR gabungan menemukan jenazah pria di perairan timur laut Pulau Matallang pada hari kesembilan operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa.
  • Jenazah dievakuasi ke KN SAR Pacitan untuk penanganan awal, sementara tim masih berkoordinasi menentukan lokasi evakuasi lanjutan dan proses identifikasi korban.
  • Hingga hari kesembilan, tiga korban meninggal telah ditemukan, 58 orang selamat, dan 15 lainnya masih dalam pencarian setelah verifikasi ulang jumlah penumpang menjadi 76 orang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN TimesTim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah yang diduga merupakan korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Nurul Salsa pada hari kesembilan operasi pencarian, Kamis (23/7/2026). Jenazah berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan di perairan sekitar Pulau Matallang, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Andi Sultan, mengatakan jenazah ditemukan oleh Tim Rigid Inflatable Boat (RIB) KN SAR Pacitan di sisi timur laut Pulau Matallang. Lokasinya berada di gugusan Kepulauan Sabalana. Saat ditemukan, jenazah berada sekitar 100 meter dari bibir pantai.

"Siang ini (23/07) Tim RIB KN SAR Pacitan berhasil mengevakuasi satu jenazah berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di sebelah timur laut Pulau Matallang, sekitar 100 meter dari bibir pantai. Jenazah telah dievakuasi dan selanjutnya dibawa menuju KN SAR Pacitan untuk penanganan lebih lanjut," kata Andi Sultan dalam keterangannya.

Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke KN SAR Pacitan untuk penanganan awal. Hingga Kamis siang, Tim SAR gabungan masih berkoordinasi untuk menentukan lokasi evakuasi lanjutan sekaligus proses identifikasi korban.

Menurut Andi Sultan, belum diputuskan apakah jenazah akan langsung dibawa ke Makassar atau terlebih dahulu dievakuasi ke Kabupaten Kepulauan Selayar. Keputusan tersebut akan ditentukan berdasarkan hasil koordinasi di lapangan dengan mempertimbangkan aspek operasional dan proses identifikasi.

"Untuk sementara kami masih melakukan koordinasi terkait lokasi evakuasi lanjutan," ujarnya.

Basarnas berharap proses identifikasi dapat segera dilakukan agar identitas korban bisa dipastikan dan disampaikan kepada keluarga. Sementara itu, operasi pencarian terhadap korban KM Nurul Salsa lainnya masih terus dilanjutkan dengan penyisiran di wilayah Kepulauan Sabalana dan sekitarnya, sesuai rencana operasi yang telah disusun Tim SAR gabungan.

Hingga hari kesembilan operasi, Tim SAR gabungan telah menemukan tiga korban meninggal dunia. Namun, dua di antaranya masih belum dapat dipastikan identitasnya karena masih menjalani proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulsel. Menurut Andi Sultan, salah satu korban ditemukan masih mengenakan pelampung KM Nurul Salsa, sedangkan korban lainnya ditemukan dalam kondisi berupa bagian tubuh (body part).

Sebelumnya pada Kamis pagi, Basarnas memperbarui data jumlah penumpang setelah dilakukan verifikasi ulang terhadap manifes kapal. Hasil verifikasi menunjukkan jumlah penumpang KM Nurul Salsa berubah dari 78 orang menjadi 76 orang. Perubahan itu berdampak pada pembaruan data korban, di mana hingga kini tercatat 58 orang selamat, tiga orang meninggal dunia, dan 15 orang masih dalam pencarian.

Curated For You

Editorial Team

Related Article