Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kualitas Udara Makassar Masih Tidak Sehat pada Sabtu Pagi

Kota Makassar
2 min read
Kualitas Udara Makassar Masih Tidak Sehat pada Sabtu Pagi
Ilustrasi kondisi udara di Kota Makassar. (IDN Times/Asrhawi Muin)

Makassar, IDN Times - Kualitas udara di Makassar dan sekitarnya berada dalam kategori tidak sehat pada Sabtu (24/10/2026) pagi. Pemantauan konsentrasi partikel halus atau PM2,5 melalui Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan di Maros menunjukkan angka 86,1 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 08.00 WITA.

Angka tersebut masuk kategori tidak sehat berdasarkan klasifikasi kualitas udara yang ditampilkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Dalam klasifikasi itu, konsentrasi PM2,5 antara 55,5 hingga 150,4 µg/m³ tergolong tidak sehat karena dapat merugikan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Grafik riwayat pemantauan pada Sabtu pagi menunjukkan konsentrasi PM2,5 berfluktuasi sejak tengah malam. Pada pukul 00.00 WITA, konsentrasinya sekitar 83 µg/m³, kemudian turun menjadi sekitar 64 µg/m³ pada pukul 01.00 WITA.

Angka tersebut kembali bergerak naik menjelang pagi. Konsentrasi PM2,5 mencapai sekitar 82 µg/m³ pada pukul 06.00 WITA, lalu melonjak hingga lebih dari 100 µg/m³ pada pukul 07.00 WITA sebelum turun menjadi 86,1 µg/m³ pada pukul 08.00 WITA.

PM2,5 merupakan partikel udara berukuran lebih kecil atau sama dengan 2,5 mikrometer. Partikel halus ini dapat masuk ke saluran pernapasan dan menimbulkan risiko kesehatan ketika terhirup.

Berdasarkan klasifikasi BMKG, kualitas udara dengan konsentrasi PM2,5 sebesar 0–15,4 µg/m³ masuk kategori baik. Konsentrasi 15,5–55,4 µg/m³ tergolong sedang, sedangkan 55,5–150,4 µg/m³ masuk kategori tidak sehat.

Kategori sangat tidak sehat berada pada rentang 150,5–250,4 µg/m³. Sementara itu, konsentrasi di atas 250,4 µg/m³ dikategorikan berbahaya dan memerlukan penanganan cepat.

Data pemantauan pada grafik BMKG memperlihatkan konsentrasi PM2,5 di Maros berada di atas 60 µg/m³ sepanjang pukul 00.00–08.00 WITA. Nilainya sempat meningkat hingga sekitar 101 µg/m³ pada pukul 07.00 WITA, sebelum kembali menurun satu jam kemudian.

Masyarakat di Makassar dan sekitarnya dapat mengurangi paparan udara luar, terutama saat konsentrasi partikel tinggi, serta menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More