Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

KPU Siapkan Strategi Dongkrak Partisipasi Pemilih untuk PSU Palopo

KPU Siapkan Strategi Dongkrak Partisipasi Pemilih untuk PSU Palopo
Ketua KPU Sulsel, Hasbullah. (IDN Times/Istimewa)
Intinya Sih
  • KPU berupaya meningkatkan partisipasi pemilih dalam PSU Pilkada Palopo yang diadakan pada 24 Mei 2025.
  • Strategi utama KPU adalah memilih hari pemungutan suara yang strategis, yaitu tanggal 24 Mei, yang jatuh pada hari Sabtu untuk memungkinkan masyarakat hadir.
  • KPU menjamin tidak ada perubahan dalam daftar pemilih dan mengandalkan sosialisasi masif serta berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran pemilih.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) berupaya maksimal untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Palopo yang akan digelar pada 24 Mei 2025. Pasalnya, partisipasi pemilih dalam PSU sering kali lebih rendah dibandingkan pemungutan suara pertama.

Ketua KPU Sulawesi Selatan, Hasbullah, menegaskan bahwa salah satu strategi utama adalah memilih hari pemungutan suara yang strategis. KPU sengaja menetapkan tanggal 24 Mei, yang jatuh pada hari Sabtu, dengan harapan masyarakat lebih leluasa datang ke TPS tanpa terganggu aktivitas pekerjaan atau kegiatan lainnya.

"Kita harus memilih waktu di mana hari itu hari libur supaya memungkinkan masyarakat bisa hadir. Penetapan untuk Palopo itu tanggal 24 Mei terhitung 90 hari juga, itu tanggal yang dipilih karena tanggal itu jatuh pada hari Sabtu," kata Hasbullah saat diwawancarai IDN Times, Sabtu(8/3/2025).

1. Tidak ada perubahan dalam daftar pemilih

Ilustrasi calon kepala daerah jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Ilustrasi calon kepala daerah jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Untuk memastikan semua pemilih yang terdaftar bisa memberikan hak suaranya, KPU menjamin tidak ada perubahan dalam daftar pemilih. Data yang digunakan tetap mengacu pada DPT, DPTB, dan DPK per 27 November 2024, sehingga pemilih yang sebelumnya terdaftar tetap bisa menggunakan hak pilihnya.

"Karena jatuh pada hari Sabtu diharapkan dengan momentum itu libur seperti itu memungkinkan masyarakat datang memberikan hak pilihnya ke TPS," kata Hasbullah.

2. Sosialisasi intensif hingga hari pemungutan suara

Ilustrasi pemungutan suara ulang. (IDN Times/Ashrawi Muin)
Ilustrasi pemungutan suara ulang. (IDN Times/Ashrawi Muin)

KPU juga mengandalkan sosialisasi yang masif dan berkelanjutan sebagai strategi utama dalam meningkatkan kesadaran pemilih. Sosialisasi ini akan berlangsung dari 3 Maret hingga 23 Mei 2025. 

Sosialisasi ini melibatkan berbagai media dan metode sosialisasi langsung ke masyarakat, pemanfaatan media massa dan media sosial, pelibatan peserta Pilkada dan partai politik untuk turut mengajak konstituen mereka hadir di TPS.

"Kita berharap kepada peserta pemilu bukan cuma KPU  untuk menyosialisasikan dan menyampaikan ke masyarakat, ke konstituennya masing-masing ini terkait dengan proses di tanggal 24 Mei nanti," kata Hasbullah.

3. Partisipasi pemilih di Palopo cukup tinggi

Ilustrasi Pemilihan Kepala Daerah (IDN Times/Rangga Erfizal)
Ilustrasi Pemilihan Kepala Daerah (IDN Times/Rangga Erfizal)

Berdasarkan pemilihan sebelumnya, tingkat partisipasi pemilih di Palopo mencapai 76 persen dari 125.575 pemilih. KPU berharap angka ini bisa dipertahankan, bahkan meningkat dalam PSU mendatang.

Daftar pemilih tetap (DPT) di Palopo sebanyak 125.575 orang dengan rincian 61.852 laki-laki dan 63.720 perempuan, sedangkan jumlah DPT yang menyalurkan hak pilihnya sebanyak 95.845 orang (76 persen) dan 1.361 suara tidak sah.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ashrawi Muin
Aan Pranata
Ashrawi Muin
EditorAshrawi Muin

Latest News Sulawesi Selatan

See More