Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ketua RT/RW di Sulsel Kejar Warga Belum Divaksin COVID-19
Seorang peserta vaksinasi COVID-19 tengah diperiksa kondisi kesehatannya (ANTARA FOTO/Fransisco Carolio)

Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bakal mengerahkan ketua RT/RW untuk mendata warga yang belum mendapatkan vaksinasi COVID-19.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dr Arman Bausat mengatakan bahwa, kepala daerah di sejumlah kabupaten dan kota mengaku kesulitan memperoleh sasaran vaksinasi. Di sebagian daerah cakupan vaksinasi memang masih rendah.

"Sekarang kita mulai arahannya pak gubernur untuk aktifkan RT/RW mencatat warganya yang sudah divaksin dan belum divaksin. Ini kami akan minta ke Bupati dan Wali Kota," kata Arman, dikutip dari Antara, Rabu (2/3/2022).

1. Data untuk memudahkan pemerintah daerah

Vaksinasi lansia di Sentra Vaksinasi BUMN di PRPP Jateng Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum).

Arman mengatakan, data dikumpulkan untuk memudahkan identifikasi. Langkah itu dianggap akan memudahkan pemerintah kabupaten/kota menyasar warga yang belum divaksin, maupun mereka yang belum lengkap vaksin primernya.

"Jadi tidak ada lagi alasan bahwa tidak ada sasaran, karena kita sudah mengantongi datanya," ujar dia.

2. Pentingnya vaksinasi di tengah penyebaran Omicron

ilustrasi varian baru COVID-19, Omicron (IDN Times/Aditya Pratama)

Arman mengatakan, program kebut vaksinasi harus tetap digencarkan menyusul naiknya kasus COVID-19. Apalagi hadirnya varian omicron yang penyebarannya empat kali lebih cepat dari varian delta.

Selain itu, Arman menambahkan, Kementerian Kesehatan juga telah merilis bahwa 85 persen pasien meninggal dunia akibat COVID-19 varian omicron merupakan pasien yang belum divaksin atau vaksinnya belum lengkap.

"Kalau di Sulsel juga sama, rata-rata yang masuk ke Rumah Sakit adalah nenek-nenek dan rata-rata tidak lengkap vaksinnya. Untuk dapat kekebalan yang maksimal maka harus pula lengkap vaksinnya," katanya.

3. Capaian vaksinasi dosis dua masih jauh dari harapan

Ilustrasi vaksinasi COVID-19 (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Hingga 28 Februari, Satgas COVID-19 Sulsel mencatat cakupan vaksinasi dosis pertama mencapai 84,71 persen dari tarhet 7,05 juta orang.

Sedangkan cakupan dosis kedua adalah 56,92 persen. Angka itu setara empat juta lebih penduduk.

Editorial Team

Related Article