Kantor Terbakar, Operasional Disdik Makassar Dipindahkan Sementara

Makassar, IDN Times - Setelah kebakaran gedung Dinas Pendidikan Kota Makassar, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, menginstruksikan relokasi sementara aktivitas dinas ke lokasi lain. Kebijakan ini diambil untuk memastikan pelayanan pendidikan di Makassar tetap berjalan tanpa hambatan.
Danny telah memerintahkan kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan Kota Makassar, terutama kepada Plt Kepala Dinas, Nelma Palamba, untuk merelokasi sementara aktivitas dinas. Pihaknya akan memanfaatkan gedung-gedung yang tersedia agar operasional tetap berjalan sebagaimana mestinya.
"Khusus bagi seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan terkhusus kepada Ibu Plt Kepala Dinas Nielma Palamba, saya perintahkan untuk segera berpindah ke tempat yang sementara," kata Danny dalam keterangannya melalui video, Sabtu (11/1/2024).
1. Danny sebutkan ada beberapa gedung milik pemkot

Danny menjelaskan bahwa operasional Disdik bisa direlokasi sementara ke gedung lain milik Pemerintah Kota Makassar. Tim pemerintah kota saat ini tengah berkonsolidasi untuk memastikan relokasi berjalan dengan lancar dan pelayanan pendidikan tidak terganggu.
"Kebetulan kita punya Makassar Government Center (MGC) dan beberapa bangunan yang akan kosong, sehingga seluruh tugas-tugas Dinas Pendidikan bisa tetap berjalan sebagaimana mestinya," kata Danny.
2. Danny perintahkan seluruh instasi evaluasi mitigasi

Selain relokasi, Danny juga memerintahkan seluruh instansi pemerintahan di Makassar untuk melaksanakan evaluasi dan mitigasi risiko kebakaran di seluruh gedung milik pemerintah. Langkah ini diambil untuk menghindari insiden serupa di masa depan.
"Saya perintahkan kepada seluruh keluarga besar birokrat Kota Makassar dan seluruh impikan SKPD, segera melakukan mitigasi terhadap bahaya kebakaran gedung yang dimiliki Pemerintah Kota Makassar," kata Danny.
3. Percayakan penyelidikan kepada pihak berwenang

Danny pun berharap peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (11/1/2025) dini hari itu menjadi perhatian serius pemerintah kota mengingat dampaknya terhadap fasilitas pelayanan pendidikan.
Dia mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya. Dia juga menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwenang.
"Untuk itu, marilah kita percayakan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang untuk menyelidiki kejadian ini sampai tuntas. Jangan mengonsumsi berita yang belum menjadi fakta di lapangan," kata Danny.

















